Berburu Kuota Gratis, Siswa di Surabaya Ini 'Sekolah' di Warkop
Senin, 20 Juli 2020 - 11:56 WIB
Para pelajar saat mengikuti kegiatan belajar mengajar secara daring, di warkop Pitulikur, Surabaya, Senin (20/7/2020). Foto/SINDONews/Ali Mas
SURABAYA - Pandemi COVID-19 cukup sukses membolak-balikkan tatanan kehidupan. Jika dulu marak razia pelajar berseragam yang nongkrong di warkop saat jam pelajaran, kini malah sebaliknya.
Akibat pandemi, tak sedikit pelajar berseragam lengkap malah asik nongkrong dan sibuk dengan gadget masing-masing.
Pemandangan itu terlihat di Warung Kopi (Warkop) Pitulikur, tepatnya di Jalan Bagong Tambangan Surabaya.
Di antara hirup pikuk suara kendaraan bermotor dan silih bergantinya pelanggan, ada sejumlah pelajar berseragam lengkap tengah asik memainkan gadget.
Mereka merupakan pelajar dari berbagai sekolah negeri dan swasta di Surabaya yang tinggal di sekitar warkop Pitulikur.
Iqbal Dovan, misalnya, siswa kelas 7 SMP Negeri 10 ini mengaku, dirinya dan teman-temannya sengaja datang ke warkop bukan untuk kongkow. Melainkan berburu wifi gratis untuk mengikuti sekolah daring. "Ini saya sedang mengerjakan Bahasa Inggris," katanya.
Akibat pandemi, tak sedikit pelajar berseragam lengkap malah asik nongkrong dan sibuk dengan gadget masing-masing.
Pemandangan itu terlihat di Warung Kopi (Warkop) Pitulikur, tepatnya di Jalan Bagong Tambangan Surabaya.
Di antara hirup pikuk suara kendaraan bermotor dan silih bergantinya pelanggan, ada sejumlah pelajar berseragam lengkap tengah asik memainkan gadget.
Mereka merupakan pelajar dari berbagai sekolah negeri dan swasta di Surabaya yang tinggal di sekitar warkop Pitulikur.
Iqbal Dovan, misalnya, siswa kelas 7 SMP Negeri 10 ini mengaku, dirinya dan teman-temannya sengaja datang ke warkop bukan untuk kongkow. Melainkan berburu wifi gratis untuk mengikuti sekolah daring. "Ini saya sedang mengerjakan Bahasa Inggris," katanya.
Lihat Juga :