Antisipasi Kekerasan, Satgas Pelajar Harus Diperkuat
Jum'at, 31 Maret 2023 - 08:25 WIB
Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Bogor Devie Prihatini Sultani mengatakan, DPRD Kota Bogor akan menguatkan Satgas Pelajar dari sisi anggaran saat FGD di Kantor Disdik Kota Bogor, Rabu (29/3/2023). Foto/Dok. SINDOnews
BOGOR - DPRD Kota Bogor akan menguatkan Satuan Tugas (Satgas) Pelajar dari sisi anggaran. Tujuannya agar Satgas Pelajar bisa maksimal menekan angka kekerasan pelajar di Kota Bogor.
Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Bogor Devie Prihatini Sultani mengungkapkan penguatan Satgas Pelajar merupakan tindakan preventif. Bukan hanya tindakan reaktif setelah terjadi kejadian kekerasan pelajar.
Dengan demikian hal ini harus dilakukan dengan maksimal. "Jadi kami harap saat rapat kerja nanti, pihak Disdik Kota Bogor akan mengajukan anggaran yang sesuai untuk keberlangsungan Satgas Pelajar," kata Devie dalam acara Focus Group Discussion (FGD) yang digelar di Kantor Disdik Kota Bogor, Rabu (29/3/2023). Baca juga: Pembacok Siswa SMK di Simpang Pomad Bogor Masih Diburu, Kapolres: Mohon Waktu
Dalam FGD tersebut turut hadir Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Bogor Waito Wongateleng, dan Kepala Disdik Kota Bogor Sujatmiko. Termasuk juga kepala sekolah SMP Negeri dan Swasta se-Kota Bogor serta Satgas Pelajar.
Devie menekankan perlu kolaborasi antara aparat penegak hukum dengan Pemkot Bogor dalam menekan angka kekerasan pelajar. Misalnya, program yang dimiliki aparat penegak hukum bisa dimasukkan dalam kurikulum belajar.
Tujuannya agar edukasi terhadap pelajar tidak hanya mencari nilai rapor, tetapi juga dalam bermasyarakat.
Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Bogor Devie Prihatini Sultani mengungkapkan penguatan Satgas Pelajar merupakan tindakan preventif. Bukan hanya tindakan reaktif setelah terjadi kejadian kekerasan pelajar.
Dengan demikian hal ini harus dilakukan dengan maksimal. "Jadi kami harap saat rapat kerja nanti, pihak Disdik Kota Bogor akan mengajukan anggaran yang sesuai untuk keberlangsungan Satgas Pelajar," kata Devie dalam acara Focus Group Discussion (FGD) yang digelar di Kantor Disdik Kota Bogor, Rabu (29/3/2023). Baca juga: Pembacok Siswa SMK di Simpang Pomad Bogor Masih Diburu, Kapolres: Mohon Waktu
Dalam FGD tersebut turut hadir Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Bogor Waito Wongateleng, dan Kepala Disdik Kota Bogor Sujatmiko. Termasuk juga kepala sekolah SMP Negeri dan Swasta se-Kota Bogor serta Satgas Pelajar.
Devie menekankan perlu kolaborasi antara aparat penegak hukum dengan Pemkot Bogor dalam menekan angka kekerasan pelajar. Misalnya, program yang dimiliki aparat penegak hukum bisa dimasukkan dalam kurikulum belajar.
Tujuannya agar edukasi terhadap pelajar tidak hanya mencari nilai rapor, tetapi juga dalam bermasyarakat.
Lihat Juga :