Begini Kata Kemenag Soal Travel Umrah Naila Lolos Pengawasan hingga Jemaah Telantar di Arab Saudi

Jum'at, 31 Maret 2023 - 00:40 WIB
"Kalau kemudian masyarakat mendapati promosi atau iklan dengan harga yang murah atau miring, kemudian di sisi yang lain antrean haji juga cukup panjang, maka kemudian ini menjadikan masyarakat jadi tergiur," terang Mujib.

"Bahkan tidak sedikit mereka itu bisa mempengaruhi warga masyarakat yang sudah mendaftarkan haji, itu membatalkan pendaftarannya untuk dialihkan ke umrah. Ini banyak juga," terang Mujib.

Kendati demikian, Mujib merasa, pihaknya harus bersinergi dengan seluruh stakeholder seperti kepolisian, Ditjen Imigrasi, hingga Kemenhub. Tujuannya, agar praktik travel umrah bodongan dapat diberantas.

"Dengan keberadaan diri kami sendiri Kemenag tentu ini akan menjadi keterbatasan dan menjadikan lubang kemungkinan terjadinya pelanggaran akan semakin menganga jika kami hanya berjalan sendiri," tutur Mujib.

"Kami juga menyambut baik instruksi dari Kapolda untuk membentuk tim FGD, kemudian mungkin juga ada tim Satgas, tim Satgas yang bisa jadi nanti akan semakin memperkuat kami, tidak hanya di dalam upaya penanganan tetapi juga pencegahannya," tandasnya.

Dalam kasus itu, polisi telah menangkap pemilik agen travel umrah PT Naila Syafaah Wisata Mandiri. Mereka ialah Mahfudz Abdulah alias Abi (52), dan istrinya, Halijah Amin alias Bunda (48) serta Hermansyah alias Hermansyah Syafiuddin.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!