6 Kelenteng Tertua di Indonesia, Nomor Terakhir Usianya 872 Tahun

Jum'at, 03 Maret 2023 - 19:25 WIB
Sampai saat ini, Kelenteng Hian Thian Siang Tee masih sering digunakan untuk aktivitas keagamaan dan juga wisata religi. Tak hanya warga Tionghoa saja, rumah ibadah ini juga dikunjungi oleh masyarakat yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

2. Kelenteng Hok Tek Ceng Sin

Masih terletak di Jepara, Kelenteng Hok Tek Ceng Sin didirikan pada tahun 1466 dengan bangunan utama yang dilengkapi dengan gaya khas masyarakat Tionghoa. Bagian atap dari kelenteng ini telah dihiasi patung hijau yang tampak sedang memperebutkan mustika.

Selain itu dalam kelenteng yang berusia 557 tahunan ini terdapat lukisan binatang yang menggambarkan 12 Shio dalam tradisi Tionghoa, yaitu Tikus, Kerbau, Harimau, Kelinci, Naga, Ular, Kuda, Kambing, Monyet, Ayam, Anjing, dan Babi.

3. Kelenteng Hong Tiek Hian

Kelenteng Hong Tiek Hian terletak di Jalan Dukuh Nomor 23, Pabean Cantian, Surabaya. Diketahui kelenteng ini berdiri pada tahun 1293 yang bersamaan dengan berkuasanya Majapahit kala itu.

Dalam ruangan kelenteng yang berusia lebih dari 730 tahun ini terdapat altar yang dibagi dua lantai berdasarkan dewa yang disembah di antaranya adalah Kwan Im, Buddha, dan dewa-dewi lainnya.

Pada hari-hari besar warga Tionghoa, Kelenteng Hong Tiek Hian sangatlah ramai. Tak hanya dikunjungi oleh warga lokal, wisatawan mancanegara juga pernah berkunjung ke kelenteng ini.

Baca juga : Asal Usul Lenteng Agung, Diambil dari Kelenteng yang Diagungkan Warga Tionghoa

4. Kelenteng Talang

Kelenteng Talang merupakan Kelenteng tertua di Kota Cirebon yang berdiri sejak tahun 1450 Masehi. Bangunan dari kelenteng ini sangatlah unik karena tidak memiliki ornamen naga di atas atap serta bangunannya yang menghadap ke laut.

Dalam bangunan kelenteng yang berusia lebih dari 573 tahun ini terdapat sejumlah patung di antaranya seperti patung singa bernama Genta dan Kilin yang terbuat dari batu pasir Arkose.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!