Ingin Ubah Nasib, Pemulung Bintara Jaya Bekasi Butuh Program Keterampilan

Rabu, 01 Maret 2023 - 21:58 WIB
Dia sehari-harinya berkeliling mencari sampah yang bisa dijual. Paling banyak sampah didapat di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang berlokasi tak jauh dari Kampung Sawah.

Uang yang dihasilkan dari jual sampah hanya cukup untuk makan dan minum sehari-hari. Kalau untuk diberikan ke keluarga di kampungnya yang berada di Purwokerto tak cukup.

"Belum cukup, rasanya pengen lebih dari ini. Mana bisa kirim uang ke kampung, kita saja pas-pasan," ucapnya.

Entin, warga pemulung lainnya menganggap memulung sampah sebagai sebuah bekas karena sampah tak melulu barang tidak berguna dan dibuang begitu saja. "Botol bekas terus besi apa saja yang penting jadi uang," katanya.

Misalnya, dia memulung besi yang merupakan benda paling mahal dari sampah lainnya. "Kalau botol per kg paling mahal Rp3.000. Kalau besi sekitar Rp4.000 per kg," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!