Dahsyat! Bisikan Komandan Brimob Ini Berujung Penarikan Pasukan RPKAD
Minggu, 19 Februari 2023 - 18:57 WIB
Komandan Resimen Pelopor Brimob Kombes Pol Anton Soedjarwo. Foto: Dok Buku 40 Tahun ABRI, Mabes ABRI-Pusat Sejarah dan Tradisi ABRI
JAKARTA - Bisikan Komandan Resimen Pelopor Brimob Kombes Pol Anton Soedjarwo berujung penarikan pasukan Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD/saat ini Kopassus ). Insiden itu terjadi pada 1966 ketika sedang panas-panasnya aksi demonstrasi mahasiswa menyampaikan Tiga Tuntutan Rakyat (Tritura).
Anton yang berjaga di Istana Presiden berbisik kepada Komandan RPKAD Kolonel (Inf) Sarwo Edhie Wibowo yang mengenakan pakaian sipil sedang berada di belakang demonstran.
Baca juga: Kisah Jenderal TNI yang Peduli Kesejahteraan Anggota Brimob
Dikutip dari buku Resimen Pelopor (Edisi Revisi), Pasukan Elite Yang Terlupakan, penulis Anton Agus Setyawan dan Andi M Darlis, Januari 2013, Anton meminta Sarwo Edhie menarik mundur pasukan atau akan terjadi kontak senjata dengan pasukan Pelopor Brimob.
Permintaan itu akhirnya disanggupi Sarwo Edhie dengan menarik pasukan RPKAD berpakaian sipil keluar dari kerumunan demonstran mahasiswa. Sarwo Edhie mengakhiri dunia kemiliteran dengan pangkat Letjen TNI.
Anton yang berjaga di Istana Presiden berbisik kepada Komandan RPKAD Kolonel (Inf) Sarwo Edhie Wibowo yang mengenakan pakaian sipil sedang berada di belakang demonstran.
Baca juga: Kisah Jenderal TNI yang Peduli Kesejahteraan Anggota Brimob
Dikutip dari buku Resimen Pelopor (Edisi Revisi), Pasukan Elite Yang Terlupakan, penulis Anton Agus Setyawan dan Andi M Darlis, Januari 2013, Anton meminta Sarwo Edhie menarik mundur pasukan atau akan terjadi kontak senjata dengan pasukan Pelopor Brimob.
Permintaan itu akhirnya disanggupi Sarwo Edhie dengan menarik pasukan RPKAD berpakaian sipil keluar dari kerumunan demonstran mahasiswa. Sarwo Edhie mengakhiri dunia kemiliteran dengan pangkat Letjen TNI.
Lihat Juga :