Banyak Kejanggalan, Keluarga Korban Pembunuhan Anggota Densus 88 Minta Rekonstruksi Ulang di TKP
Sabtu, 18 Februari 2023 - 15:09 WIB
Anggota Densus 88 Antiteror Polri Bripda HS saat menjalani rekonstruksi di Polda Metro Jaya, Kamis (16/2/2023). Dok Polda Metro Jaya
JAKARTA - Keluarga Sony Rizal Tahitoe (59), pengemudi taksi online korban pembunuhan oleh anggota Densus 88 Antiteror Polri Bripda HS, minta dilakukan rekonstruksi ulang. Keluarga korban menilai rekonstruksi yang dilakukan di Polda Metro Jaya banyak kejanggalan.
"Keluarga meminta kepada Bapak Kapolri dan Kapolda agar dilakukan rekonstruksi ulang di TKP pembunuhan, Perumahan Bukit Cengkeh I, Cimanggis, Depok," ujar pengacara keluarga korban, Jundri R Berutu, saat dihubungi, Sabtu (18/2/2023).
Pihaknya mencatat beberapa kejanggalan dalam adegan yang diperagakan Bripda HS saat rekonstruksi di Polda Metro Jaya pada Kamis (16/2/2023) lalu. Salah satunya adegan saat Bripda HS membunuh korban.
Dalam rekonstruksi diperlihatkan Bripda HS membunuh korban saat mobil terhenti. Padahal, fakta yang diperoleh keluarga berbeda.
"Keluarga meminta kepada Bapak Kapolri dan Kapolda agar dilakukan rekonstruksi ulang di TKP pembunuhan, Perumahan Bukit Cengkeh I, Cimanggis, Depok," ujar pengacara keluarga korban, Jundri R Berutu, saat dihubungi, Sabtu (18/2/2023).
Pihaknya mencatat beberapa kejanggalan dalam adegan yang diperagakan Bripda HS saat rekonstruksi di Polda Metro Jaya pada Kamis (16/2/2023) lalu. Salah satunya adegan saat Bripda HS membunuh korban.
Dalam rekonstruksi diperlihatkan Bripda HS membunuh korban saat mobil terhenti. Padahal, fakta yang diperoleh keluarga berbeda.
Lihat Juga :