Efek Pandemi Covid-19, Sutrisno Nekat Gadai KJP Demi Dapur Ngebul
Rabu, 15 Juli 2020 - 19:53 WIB
Jauh sebelum dirinya mengadaikan KJP di pertengahan Mei 2020. Sutrisno mengaku sempat menggadaikan sepeda motornya di pusat gadai. Namun, karena motornya sangat dibutuhkan ia kembali menebusnya.
Kondisi ekonominya kemudian kian tak jelas setelah keluarga kembali terganggu. Tanpa pemasukan stabil, ia pun terpaksa menggadaikan smartphone dan kembali ditebus seminggu kemudian. “Kan sekarang sekolah online, apalagi waktu itu lagi ujian. Jadi mau tak mau saya tebus,” katanya.
Smartphone sendiri dirasa sangat perlu untuk membantu ujian dua anaknya. Bahkan dalam penggunaan smartphone keduanya anaknya tak jarang berebut untuk menggunakan. “Itu juga kouta saya harus utang,” keluhnya.
Karena tak ada pilihan lain, Sutrisno kemudian menggadaikan KJP ke toko seragam di Pasar Menceng, Kalideres, Jakarta Barat sebesar Rp500.000. Uang itu ia gunakan untuk membeli lauk pauk dan kebutuhan selama beberapa minggu.
Meski mengakui mendapatkan bantuan sosial. Namun Sutrisno mengaku bantuan itu tak cukup menambah kebutuhannya. Penghasilan yang serabutan dengan penghasilan tak tentu membuat dirinya terpaksa menggadaikan.
Kondisi ekonominya kemudian kian tak jelas setelah keluarga kembali terganggu. Tanpa pemasukan stabil, ia pun terpaksa menggadaikan smartphone dan kembali ditebus seminggu kemudian. “Kan sekarang sekolah online, apalagi waktu itu lagi ujian. Jadi mau tak mau saya tebus,” katanya.
Smartphone sendiri dirasa sangat perlu untuk membantu ujian dua anaknya. Bahkan dalam penggunaan smartphone keduanya anaknya tak jarang berebut untuk menggunakan. “Itu juga kouta saya harus utang,” keluhnya.
Karena tak ada pilihan lain, Sutrisno kemudian menggadaikan KJP ke toko seragam di Pasar Menceng, Kalideres, Jakarta Barat sebesar Rp500.000. Uang itu ia gunakan untuk membeli lauk pauk dan kebutuhan selama beberapa minggu.
Meski mengakui mendapatkan bantuan sosial. Namun Sutrisno mengaku bantuan itu tak cukup menambah kebutuhannya. Penghasilan yang serabutan dengan penghasilan tak tentu membuat dirinya terpaksa menggadaikan.
Lihat Juga :