Kisah 7 Korban Kutukan Keris Mpu Gandring yang Melegenda

Senin, 13 Februari 2023 - 17:07 WIB
Namun setelah Ki Pengalasan telah berhasil membunuh Ken Arok, ia dikhianati oleh Anusapati dengan cara dibunuh menggunakan Keris Mpu Gandring. Hal ini dilakukan rahasia pembunuhan Ken Arok tetap terjaga oleh siapa pun.

6. Anusapati

Setelah Ken Arok meninggal, Anusapati dinobatkan sebagai raja Singasari. Namun dia selalu waspada. Dari bilik tempat tidurnya dikelilingi selokan, halamannya dijaga ketat orang-orang kepercayaannya.

Mengutip dari laman kerisaji.com, Panji Tohjaya, anak Ken Arok dari Ken Umang, mengetahui bahwa Ki Pengalasan hanyalah suruhan Anusapati untuk membunuh ayahnya. Dia bersiasat dengan cara mengajak Anusapati meyabung ayam.

Kemudian Tohjaya berhasil meminjam keris Mpu Gandring dari Anusapati dan menukarnya dengan keris lain. Anusapati terlalu asyik menikmati sabung ayam. Dengan adanya kesempatan tersebut Tohjaya tak menyia-nyiakan kesempatan dan menancapkan keris Mpu Gandring ke dada Anusapati.

Seketika Anusapati tewas pada 1249 –versi berbeda ditulis Negarakertagama yang menyebut Anusapati mati wajar. Setelah kematian Anusapati, Tohjaya kemudian naik takhta.

7. Tohjaya

Pada saat Tohjaya menjadi pemimpin Kerajaan Singasari, ia selalu diselimuti dengan rasa takut terhadap Rangga Wun, Anak dari Anusapati.

Mengetahui ayahnya dibunuh oleh Tohjaya, Rangga Wuni kemudian bersekutu dengan Mahisa Campaka yang merupakan anak dari Mahisa Wunga Teleng.

Setelah pasukannya dirasa kuat, Rangga Wuni dan Mahisa Wunga Teleng berangkat untuk melakukan pemberontakan terhadap pemerintahan Tohjaya. Pada pertempuran tersebut Tohjaya luka-luka dengan keris Mpu Gandring dan akhirnya meninggal.
(bim)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!