Jalan Hancur Akibat Proyek Jalan Tol, Warga Minta Rekanan Tanggung Jawab

Senin, 13 Februari 2023 - 14:18 WIB
Ruas jalan penghubung antar desa di Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun hancur akibat proyek Jalan Tol Pematang Siantar-Tebing Tinggi. (Ist)
SIMALUNGUN - Ruas jalan penghubung antar desa di Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun hancur akibat proyek Jalan Tol Pematang Siantar-Tebing Tinggi.

Jalan penghubung sejumlah desa di antaranya Desa Naga Dolok, Dolok Kahean dan Dolok Maraja di Kecamatan Tapian Dolok hancur akibat dilintasi truk-truk besar pengangkut material dan alat berat proyek jalan tol .



Warga mengatakan rata-rata perhari truk yang keluar masuk melintasi jalan desa itu antara 15 hingga 20 unit.

Akibatnya jika hujan deras ,kerusakan jalan semakin parah ,dan dipenuhi banyak lubang, dan menyebabkan jalin licin, sehingga membahayakan bagi masyarakat yang melintas.

Tokoh masyarakat Desa Naga Dolok Soli Efendi dan Robert Sitohang mengatakan, masyarakat dan sejumlah rekanan yang terkait dalam proyek jalan tol Pematang Siantar- Tebing Tinggi sudah menggelar pertemuan mengenai kerusakan parah jalan tersebut, Kamis (9/2/2023) lalu di Kantor Camat Tapian Dolok.

"Pada pertemuan itu pihak rekanan sudah berjanji akan memperbaiki kerusakan jalan Dolok Kahean, dan warga meminta supaya rekanan pekerjaan jalan tol Pematang Siantar-Tebing Tinggi tidak mengingkari janjinya", ujar Soli, Senin (13/2/2023).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!