Aminullah: Forkopimda Targetkan Agustus Banda Aceh Zona Hijau Covid-19
Rabu, 15 Juli 2020 - 18:44 WIB
Sebagai bagian dari upaya pencegahan Covid-19, pihaknya juga telah melakukan desinfeksi 120 rumah ibadah -termasuk rumah ibadah non muslim. “Ini secara berkala akan kita lakukan agar warga kita bisa beribadah tanpa rasa waswas,” ujar Aminullah.
Sejalan dengan itu, ia juga mengapresiasi para unsur Muspika yang telah secara rutin melakukan razia Covid-19 di wilayahnya masing-masing. “Supaya semua orang bisa mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan pakai sabun atau minimal menggunakan hand sanitizer, dan menjaga jarak aman minimal 1,5 meter.”
Secara khusus, wali kota menginstruksikan seluruh camat agar mengoordinir dan bersama-sama dengan keuchik untuk memastikan setiap pendatang atau tamu, bebas dari virus Corona. “Caranya wajibkan rapid test. Jika ada yang reaktif perlu tindakan medis lebih lanjut,” ucapnya.
Bukan hanya terhadap para pendatang di gampong, ia juga meminta agar setiap tamu hotel mengantongi hasil rapid test. “Sebagai langkah konkrit, tolong Pak Asisten II undang seluruh pengelola hotel untuk memastikan mereka patuh terhadap protokol kesehatan. Dinas terkait juga pastikan protokol kesehatan berjalan efektif di pasar dan restoran yang ada di Banda Aceh,” ucapnya lagi.
Kepada kepala dinas kesehatan, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Banda Aceh ini, meminta agar segera menyurati seluruh dokter yang membuka praktik perihal pemakaian Alat Pelindung Diri (APD). “Pastikan semua dokter praktik di Banda Aceh memakai APD saat melayani pasien. Ini penting agar kasus tenaga medis terkena Covid-19 tidak terulang lagi.”
Sejalan dengan itu, ia juga mengapresiasi para unsur Muspika yang telah secara rutin melakukan razia Covid-19 di wilayahnya masing-masing. “Supaya semua orang bisa mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan pakai sabun atau minimal menggunakan hand sanitizer, dan menjaga jarak aman minimal 1,5 meter.”
Secara khusus, wali kota menginstruksikan seluruh camat agar mengoordinir dan bersama-sama dengan keuchik untuk memastikan setiap pendatang atau tamu, bebas dari virus Corona. “Caranya wajibkan rapid test. Jika ada yang reaktif perlu tindakan medis lebih lanjut,” ucapnya.
Bukan hanya terhadap para pendatang di gampong, ia juga meminta agar setiap tamu hotel mengantongi hasil rapid test. “Sebagai langkah konkrit, tolong Pak Asisten II undang seluruh pengelola hotel untuk memastikan mereka patuh terhadap protokol kesehatan. Dinas terkait juga pastikan protokol kesehatan berjalan efektif di pasar dan restoran yang ada di Banda Aceh,” ucapnya lagi.
Kepada kepala dinas kesehatan, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Banda Aceh ini, meminta agar segera menyurati seluruh dokter yang membuka praktik perihal pemakaian Alat Pelindung Diri (APD). “Pastikan semua dokter praktik di Banda Aceh memakai APD saat melayani pasien. Ini penting agar kasus tenaga medis terkena Covid-19 tidak terulang lagi.”
Lihat Juga :