Asal Usul Nama dan Sejarah Jember: Daerah Otonom Pertama di Jawa Timur yang Pernah Jadi Benteng Alam
Kamis, 09 Februari 2023 - 16:56 WIB
Kemudian pada masa Kerajaan Majapahit, Jember dijadikan sebagai tempat ziarah Hayam Wuruk pada tahun 1359. Terdapat sebanyak 25 titik tempat ziarah sebagaimana disebut dalam naskah Desawarnana atau dikenal sebagai Negarakertagama.
Sementara itu, untuk Kabupaten Jember sendiri bermula ketika ada surat keputusan dari Pemerintah Hindia Belanda untuk mengatur ulang sebagian besar wilayah pemerintahannya yang ada di Jawa Timur.
Pengaturan tersebut tertuang dalam Staatsblad Nomor 322 yang dikeluarkan pada tanggal 9 Agustus 1928. Namun aturan ini baru diberlakukan mulai tanggal 1 Januari 1929 dan menjadi hari jadi Kabupaten Jember.
Dalam aturan pemerintahan Belanda menyebutkan bahwa, Jember ditetapkan sebagai wilayah yang berdiri sendiri atau daerah otonom pertama dengan nama Regenschap Djember.
Pembentukan tersebut didasarkan atas dua pertimbangan, pertama pertimbangan Yuridis kedua pertimbangan politik sosial Belanda terhadap pemerintahan setempat.
Dalam perkembangannya yang tertera pada Staatsblad Nomor 46 tahun 1941, wilayah Regentschap Djember kemudian dipecah menjadi 25 Onderdistrik oleh pemerintah Belanda.
Sementara itu, untuk Kabupaten Jember sendiri bermula ketika ada surat keputusan dari Pemerintah Hindia Belanda untuk mengatur ulang sebagian besar wilayah pemerintahannya yang ada di Jawa Timur.
Pengaturan tersebut tertuang dalam Staatsblad Nomor 322 yang dikeluarkan pada tanggal 9 Agustus 1928. Namun aturan ini baru diberlakukan mulai tanggal 1 Januari 1929 dan menjadi hari jadi Kabupaten Jember.
Dalam aturan pemerintahan Belanda menyebutkan bahwa, Jember ditetapkan sebagai wilayah yang berdiri sendiri atau daerah otonom pertama dengan nama Regenschap Djember.
Pembentukan tersebut didasarkan atas dua pertimbangan, pertama pertimbangan Yuridis kedua pertimbangan politik sosial Belanda terhadap pemerintahan setempat.
Dalam perkembangannya yang tertera pada Staatsblad Nomor 46 tahun 1941, wilayah Regentschap Djember kemudian dipecah menjadi 25 Onderdistrik oleh pemerintah Belanda.
Lihat Juga :