Ambil Paksa Mobil, Debt Collector-Debitur Bentrok di Tangerang
Rabu, 15 Juli 2020 - 11:31 WIB
"Pemilik mobil mempertahankan kendaraan dan terjadi negosiasi. Debt collector memaksa tarik mobil dan meminta uang sebesar Rp8 juta, namun pemilik mobil menolak hanya sanggup memberi uang sebesar Rp1 juta," jelas Ade. (Baca juga: Sedikit Petunjuk Terkait Tewasnya Karyawan Metro TV)
Debt colector tidak menerima tawaran pemilik mobil, kemudian meminta Rp5 juta dan menjanjikan urusan akan beres. Namun pemilik mobil tetap tidak menyanggupi permintaan tersebut, dan meminta bantuan temannya yang merupakan debitur sehingga terjadi keributan antara debt colector dan debitur.
"Debt Collector tidak menerima dan meminta sebesar Rp5 juta, namun pemilik mobil tidak sanggup. Pemilik mobil lalu meminta bantuan kepada kawan debitur sehingga terjadi keributan antara Debt Collector dengan kawan-kawan debitur," ujar Ade.
Atas kejadian tersebut, 3 orang dari pihak debitur mengalami luka, masing-masing L mengalami 6 luka tusukan, MM mengalami luka robek di kepala, dan M luka di bagian tangan kiri. Saat ini korban sudah berada dalam penanganan medis. Sementara satu orang terluka dari pihak debt colector yaitu Jonisius Manuehun yang mengalami luka robek di kepala bagian belakang.
Adapun perkembangan saat ini, pihak debt colector sudah datang ke Mapolres Kota Tangerang untuk membuat laporan dan pihak debitur bersama kuasa hukumnya saat ini juga sudah membuat laporan.
Debt colector tidak menerima tawaran pemilik mobil, kemudian meminta Rp5 juta dan menjanjikan urusan akan beres. Namun pemilik mobil tetap tidak menyanggupi permintaan tersebut, dan meminta bantuan temannya yang merupakan debitur sehingga terjadi keributan antara debt colector dan debitur.
"Debt Collector tidak menerima dan meminta sebesar Rp5 juta, namun pemilik mobil tidak sanggup. Pemilik mobil lalu meminta bantuan kepada kawan debitur sehingga terjadi keributan antara Debt Collector dengan kawan-kawan debitur," ujar Ade.
Atas kejadian tersebut, 3 orang dari pihak debitur mengalami luka, masing-masing L mengalami 6 luka tusukan, MM mengalami luka robek di kepala, dan M luka di bagian tangan kiri. Saat ini korban sudah berada dalam penanganan medis. Sementara satu orang terluka dari pihak debt colector yaitu Jonisius Manuehun yang mengalami luka robek di kepala bagian belakang.
Adapun perkembangan saat ini, pihak debt colector sudah datang ke Mapolres Kota Tangerang untuk membuat laporan dan pihak debitur bersama kuasa hukumnya saat ini juga sudah membuat laporan.
(thm)
Lihat Juga :