Tim Gabungan Deninteldam IM Ungkap Sindikat TPPO Imigran Rohingya

Jum'at, 27 Januari 2023 - 21:39 WIB
Baca: Bareskrim Tangkap 3 Tersangka Perekrut Korban TPPO Jaringan Kamboja

Kemudian, mereka dibawa ke rumah sewa D. Selanjutnya 2 orang lagi akan diberangkat ke Malaysia. Saat di rumah sewa D, terlihat banyak imigran Rohingya yang ditampung di tempat tersebut.

"Pada 9 Januari 2023, MN menggunakan mobil Avanza dengan supir Joko, kembali ke Kabupaten Tamiang bersama dengan S alias N, dan bermalam selama 2 hari di rumah MN. Kemudian disewakan di rumah E, di Kabupaten Aceh Tamiang selama 7 hari," sambungnya.

Pada 13 Januari 2023, S alias N menghubungi MN untuk menjemput tujuh orang laki-laki Rohingya yang kabur dari Gedung Eks Imigrasi Lhokseumawe.

"Kemudian tujuh orang Rohingya tersebut dibawa ke rumah MN dan bermalam selama 4 hari, dan dibawa ke Dumai menggunakan dua unit Inova, kemudian diserahkan ke Loket berdasarkan arahan dari H. Kemudian diserahkan dana, masing-masing Rp19 juta, Rp1 juta, dan Rp20 juta kepada A di Dumai, untuk diberangkatkan ke Malaysia," tukasnya.

Sampai saat ini, pihaknya masih melakukan pengembangan terhadap nama-nama lain yang diduga terlibat sindikat TPPO imigran Rohingya di wilayah Aceh, Sumbagut, dan Malaysia.
(san)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!