Tak Pakai Masker Jadi Faktor Penyumbang Kasus Positif COVID-19 Terbanyak

Selasa, 14 Juli 2020 - 14:35 WIB
Kepala Bidang Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan ini menambahkan berperilaku sehat adalah bagian terpenting untuk diberdayakan dalam konteks pengendalian COVID-19. “Tinggi rendahnya kasus bukan hanya persoalan dokter dan rumah sakit saja, tapi lebih dari itu, semua ini menyangkut kultur hidup sehat dari setiap komunitas yang ada,” urainya.

Terkait perkembangan kasus harian, Komang menyebutkan, hari ini, Senin 13 Juli 2020, kembali ada penambahan kasus positif berinisial MK (15), beralamat di Kecamatan Mappedeceng. “Dari 49 spesimen yang terkirim ke BBLK, hari ini terkonfirmasi 24 spesimen. 24 spesimen ini, satu terkonfirmasi positif, inisial MK, asal Mappedecen,” ungkapnya.

Baca Juga: Inspektur Covid-19 Razia Pengguna Jalan Tidak Pakai Masker

Kasus positif ini, kata dia, adalah seorang pelajar yang hendak mendaftar di pondok pesantren di Jawa Timur. “Setelah dilakukan rapid test oleh Tim Gerak Cepat, ternyata hasilnya reaktif, sehingga dilanjutkan dengan pemeriksaan swab dengan hasil positif COVID-19. Saat ini yang bersangkutan melakukan karantina rumah secara mandiri,” imbuhnya.

Penambahan satu kasus positif COVID-19 ini juga diikuti oleh adanya penambahan satu pasien yang sembuh dari COVID-19, sehingga sampai hari ini, Senin 13 Juli 2020, kasus positif COVID-19 di Luwu Utara bertambah menjadi 57 kasus, dengan rincian 47 sembuh, 9 dikarantina, dan satu meninggal dunia, dengan tingkat kesembuhan mencapai 82,4%.
(tri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!