Diduga Aksi Tolak Wali Kota Tegal Ditunggangi Komunis

Kamis, 07 Mei 2015 - 23:04 WIB
Diduga Aksi Tolak Wali...
Diduga Aksi Tolak Wali Kota Tegal Ditunggangi Komunis
A A A
TEGAL - Ketua DPC Partai Gerindra Kota Tegal Heri Anggoro menuding gerakan PNS dan mahasiswa yang menolak kepemimpinan Wali Kota Tegal Siti Masitha sebagai gerakan yang ditunggangi agenda komunis.

"Ada indikasi aksi yang dilakukan mereka ditunggangi grand design agenda komunis," kata Heri saat dihubungi wartawan, Rabu (7/5/2015).

Tudingan Heri ini mencuat saat dimintai tanggapan seputar konflik yang terjadi antara Wali Kota Siti Masitha dengan PNS di lingkungan Pemkot Tegal.

Dalam konflik ini, sejumlah elemen mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Peduli Rakyat (Gempur) terus menggelar aksi unjuk rasa bersama PNS untuk meminta Siti Masitha mundur dari jabatannya.

Menurut Heri, indikasi adanya agenda komunis dalam aksi penolakan terhadap Siti Masitha tersebut karena dalam setiap aksi unjuk rasa yang digelar terdapat nyanyian lagu genjer-genjer. "Anda tahu kan lagu genjer-genjer?" kata Heri.

Sementara koordinator Gerakan Mahasiswa dan Masyarakat Peduli Rakyat (Gemmpur) Miftakhudin mengatakan, pernyataan Heri Anggoro sangat disesalkan dan melukai banyak pihak.

Sebab Gemmpur merupakan wadah pergerakan banyak elemen untuk melawan segala bentuk penindasan terhadap masyarakat lemah.

"Yang berjuang di dalam Gemmpur di antaranya ada dari unsur OKP, PKL, akademisi, dan tokoh masyarakat Kota Tegal. Jadi banyak yang merasa dilukai oleh komentar Heri Anggoro," kata Miftakhudin kepada Sindonews.com, Kamis (7/5/2015).

Miftakhudin menuntut Heri Anggoro meminta maaf atas pernyataannya soal komunis. Sebab sebagai ketua partai, seharusnya dia tidak menyampaikan tudingan tersebut.

"Jika tidak meminta maaf, maka kami minta kepada DPP Partai Gerindra untuk menindak tegas Heri Anggoro, karena komentarnya dapat merugikan Partai Gerindra dan yang lainnya," tandasnya.

Menurutnya, di dalam setiap aksi yang dilakukan, Gemmpur selalu membuat pemberitahuan kepada kepolisian dan tidak pernah berbuat anarkhis. Bahkan kepolisian menilai kegiatan yang dilakukan Gemmpur masih dalam garis hijau atau masih tergolong aman.

"Menurut kami pemberitaan di media tentang kami juga sudah benar, tidak baik jika Heri Aggoro menyalahkan pers atau media," pungkasnya.

Untuk diketahui, konflik antara Wali Kota Siti Masitha dengan PNS mencuat setelah sejumlah pejabat dan staf di lingkungan Pemkot Tegal yang mengatasnamakan Dewan Pengurus Korpri Kota Tegal beraudiensi dengan pimpinan DPRD pada Kamis, 9 April 2015.

Dalam audiensi tersebut para PNS mengungkap adanya intervensi mantan tim sukses Siti Masitha terhadap jalannya pemerintahan Kota Tegal.

Para PNS juga menyuarakan penolakan terhadap kepemimpinan Siti Masitha dan mengancam mogok kerja jika kepemimpinan Masitha dipaksakan.

Sikap penolakan tersebut kemudian berbuntut panjang. Sebanyak 15 pejabat eselon II dan III yang ikut audiensi dicopot oleh Siti Masitha dan dijadikan staf biasa di sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

Sejak itu, para PNS terus menyuarakan penolakan kepada Siti Masitha dengan mengelar orasi di kompleks balai kota dan melaporkan sejumlah penyimpangan dalam jalannya pemerintahan ke Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Merespon hal ini, Ganjar kemudian menurunkan tim untuk melakukan investigasi di Kota Tegal. Sampai saat ini tim masih bekerja.

Baca Juga: Wali Kota Tegal dan Wakil Tidak Harmonis, PNS Ancam Mogok
(nag)
Berita Terkait
Apel Pertama Pasca Libur...
Apel Pertama Pasca Libur Natal, Banyak PNS Setda Majalengka Masih Absen
Terekam Kamera, Oknum...
Terekam Kamera, Oknum PNS Ganti Plat Merah Mobil Dinas ke Plat Hitam
Ini Lima Penghasilan...
Ini Lima Penghasilan yang Diterima PNS Selain Gaji Pokok
Mengenal Gaji Tunggal...
Mengenal Gaji Tunggal PNS, Kebijakan Upah yang Segera Digodok Pemerintah
Kenali Pangkat dan Golongan...
Kenali Pangkat dan Golongan PNS Beserta Tunjangannya
Beneran Nih Tunjangan...
Beneran Nih Tunjangan Pensiunan PNS Capai Rp1 Miliar?
Berita Terkini
Melejit Bersama Holding...
Melejit Bersama Holding Ultra Mikro, Warung Sembako di Semarang Ini Sukses Dongkrak Ekonomi Keluarga
1 jam yang lalu
Tertibkan Parkir Liar...
Tertibkan Parkir Liar di Jakarta, Dishub-Satpol PP Kerahkan 600 Personel Gabungan
1 jam yang lalu
Bantu Orang Tua Siswa,...
Bantu Orang Tua Siswa, Pemkot Tangsel Gratiskan Seragam Batik dan Olahraga
1 jam yang lalu
Viral Paspor Ditemukan...
Viral Paspor Ditemukan Berserakan di Jalan, Imigrasi Gelar Investigasi
2 jam yang lalu
BMKG: Peringatan Dini...
BMKG: Peringatan Dini Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Filipina Berakhir
3 jam yang lalu
Tsunami Tercatat di...
Tsunami Tercatat di 9 Wilayah Indonesia Pascagempa M7,7 di Filipina
3 jam yang lalu
Infografis
Gubernur Muzakir Manaf,...
Gubernur Muzakir Manaf, Mantan Panglima GAM yang Tolak 4 Pulau Aceh Masuk Sumut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved