Ombudsman Temukan Dugaan Maladministrasi di SMPN 8 Depok

Kamis, 07 Mei 2015 - 19:13 WIB
Ombudsman Temukan Dugaan...
Ombudsman Temukan Dugaan Maladministrasi di SMPN 8 Depok
A A A
DEPOK - Ombudsman Republik Indonesia (RI) menindaklanjuti temuan dugaan pungutan uang perpisahan yang dikeluhkan para orangtua siswa SMPN 8 Depok. Ombudsman menengarai tidak adanya transparansi dalam pungutan uang perpisahan sebesar Rp 1,5 juta per siswa.

Komisioner Ombudsman RI Hendra Nurtjahjo mengatakan pihaknya sebagai pengawas layanan publik mengawasi sekolah negeri harus bebas dari pungutan - pungutan yang sifatnya memberatkan orangtua murid. Apalagi, lanjutnya, pungutan tersebut ditengarai membebani psikologis siswa.

"Ditagih - tagih sebelum ujian berlangsung oleh Wali Kelas. Menagih Rp1,5 juta harus dilunasi dan bersifat menekan. Ini tak baik belum adanya transparansi, rincian untuk apa saja," tegasnya saat melakukan inspeksi mendadak dan klarifikasi di SMPN 8, Cimanggis, Depok, Kamis (7/5/2015).

Ia mengklaim telah melakukan wawancara dengan para siswa yang menyatakan keberatan dengan pungutan sebesar itu. Apalagi, kata Hendra, pungutan tersebut tidak disertai dengan surat edaran.

"Hasil komite juga tak pas dengan azas pelayanan publik. Hasil pemeriksaan Ombudsman tak ada rincian yang pasti yang dikeluarkan secara informatif, indikasi transparansi bisa mengindikasikan adanya sesuatu yang ingin diraih oleh pihak tertentu," jelasnya.

Hendra menengarai adanya dugaan maladministrasi dalam kasus tersebut. Pihaknya pun langsung melakukan konfirmasi kasus itu ke Dinas Pendidikan Kota Depok.

"Kalau (korupsi) belum sampai kesitu, tetapi indikasi maladministrasi ada, karena tak dilakukan secara propper. Tak ada transparansi. Ada komitmen, dari kepala sekolah tadi siap kembalikan uang yang belum terpakai.

Perpisahan sekolah tentu harus ada bagi siswa, tapi tidak perlu mewah - mewah cukup sederhana dan komite itu kumpulan orang - orang dengan finansial yang kuat sebenarnya sudah cukup memberikan solusi.
(ysw)
Berita Terkait
Letusan Kasus Pelecehan...
Letusan Kasus Pelecehan Seksual di Dunia Pendidikan Menggemparkan
Kasus Rudapaksa Dokter...
Kasus Rudapaksa Dokter PPDS, Menkes: Pendidikan Kedokteran Perlu Dibenahi
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Langkat Hadirkan Smartboard untuk Siswa
KPK Sebut Pendidikan...
KPK Sebut Pendidikan di Indonesia Masih Berorientasi Uang
Pendidikan Mahal, Orang...
Pendidikan Mahal, Orang Miskin Dilarang Sekolah
Momogi Berbagi Hadirkan...
Momogi Berbagi Hadirkan Edukasi dan Keceriaan bagi Siswa Sekolah Kami
Berita Terkini
Melejit Bersama Holding...
Melejit Bersama Holding Ultra Mikro, Warung Sembako di Semarang Ini Sukses Dongkrak Ekonomi Keluarga
1 jam yang lalu
Tertibkan Parkir Liar...
Tertibkan Parkir Liar di Jakarta, Dishub-Satpol PP Kerahkan 600 Personel Gabungan
1 jam yang lalu
Bantu Orang Tua Siswa,...
Bantu Orang Tua Siswa, Pemkot Tangsel Gratiskan Seragam Batik dan Olahraga
1 jam yang lalu
Viral Paspor Ditemukan...
Viral Paspor Ditemukan Berserakan di Jalan, Imigrasi Gelar Investigasi
1 jam yang lalu
BMKG: Peringatan Dini...
BMKG: Peringatan Dini Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Filipina Berakhir
2 jam yang lalu
Tsunami Tercatat di...
Tsunami Tercatat di 9 Wilayah Indonesia Pascagempa M7,7 di Filipina
3 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved