Perampok Pecah Kaca di SP Plaza Sikat Rp10 Juta
Selasa, 05 Mei 2015 - 16:23 WIB
Perampok Pecah Kaca di SP Plaza Sikat Rp10 Juta
A
A
A
SAGULUNG - Aksi perampokan dengan modus pecah kaca mobil kembali terjadi, di kawasan SP Plaza. Sasarannya kali ini adalah mobil Toyota Avanz warna hitam bernopol BP 1965 JC yang dikemudikan Holan.
Dalam aksinya, para perampok berhasil menggondol uang tunai Rp10 juta dan sejumlah dokumen penting. Ironisnya, aksi perampokan terjadi siang hari, saat korban sedang memarkir mobilnya di depan salah satu kantor di SP Plaza.
"Kami sebentar saja berada di dalam kantor. Saat ingin pergi makan siang, lihat kaca mobil sudah dipecah maling. Tak ada yang tahu saat itu," kata korban, kepada wartawan, Selasa (5/5/2015).
Bahkan, para pengunjung yang berada di dekat kantornya tidak ada yang melihat. Setelah mulai putus asa, dirinya langsung mengurungkan niat makan siang untuk membuat laporan ke Mapolsek Sagulung.
Kanit Reskrim Polsek Sagulung Ipda Afrizal mengatakan, laporan korban sudah diterima. Kini, anggotanya sedang berada di lokasi kejadian melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
"Kasusnya masih dalam penyelidikan. Saya imbau kepada warga agar tidak menaruh barang-barang di dalam mobil saat parkir. Apalagi uang banyak. Jika perlu saat membawa uang banyak bawa pengawal saja," pungkasnya.
Dalam aksinya, para perampok berhasil menggondol uang tunai Rp10 juta dan sejumlah dokumen penting. Ironisnya, aksi perampokan terjadi siang hari, saat korban sedang memarkir mobilnya di depan salah satu kantor di SP Plaza.
"Kami sebentar saja berada di dalam kantor. Saat ingin pergi makan siang, lihat kaca mobil sudah dipecah maling. Tak ada yang tahu saat itu," kata korban, kepada wartawan, Selasa (5/5/2015).
Bahkan, para pengunjung yang berada di dekat kantornya tidak ada yang melihat. Setelah mulai putus asa, dirinya langsung mengurungkan niat makan siang untuk membuat laporan ke Mapolsek Sagulung.
Kanit Reskrim Polsek Sagulung Ipda Afrizal mengatakan, laporan korban sudah diterima. Kini, anggotanya sedang berada di lokasi kejadian melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
"Kasusnya masih dalam penyelidikan. Saya imbau kepada warga agar tidak menaruh barang-barang di dalam mobil saat parkir. Apalagi uang banyak. Jika perlu saat membawa uang banyak bawa pengawal saja," pungkasnya.
(san)