Harimau Sumatera Mati Terjerat Perangkap Babi

Senin, 04 Mei 2015 - 13:26 WIB
Harimau Sumatera Mati...
Harimau Sumatera Mati Terjerat Perangkap Babi
A A A
PADANG - Warga Nagari Pelangai Gadang, Kecamatan Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat digegerkan penemuan seekor harimau yang terjerat dalam perangkap babi milik Darwin (55), Sabtu (2/5/2015).

Awalnya, Darwin menduga harimau itu masih hidup. Dia lalu melaporkan kepada warga dan kepolisian. Pihak kepolisian langsung melaporkan kejadian itu kepada Balai Konsevasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat.

"Setelah kita melakukan identifikasi, kita langsung membawa harimau itu ke Kantor BKSDA, sebab kondisi bangkai harimau sumatera ini sudah membusuk," kata Kepala Satuan Tugas Polisi Hutan BKSDA Sumbar Zulmi Gusrul di Kantor BKSDA, Senin (4/5/2015).

Lanjut Zulmi, harimau yang ditemukan itu sepanjang 80 cm, dengan kelamin betina dan berusia 10 tahun. Lokasi penemuan di sekitar Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) atau di kebun karet yang berjarak 3 km dari permukiman warga.

"Harimau ini mati karena mengalami luka di bagian kepala dan badan," ujarnya.

Dari laporan warga, kata Zulmi, diperkirakan ada tiga ekor harimau, masing-masing satu jantan dan satu betina, serta anaknya.

"Yang terjerat ini kelamin betina. Harimau tersebut kerap memangsa ternak warga. Itu pun yang dimakannya bagian zakar sapi jantan. Kita menduga itu latihan berburu pada anaknya," katanya.

BKSDA mengimbau masyarakat berhati-hati dan menjauhkan ternak dari bibir hutan atau tempat rawan harimau. "Kita juga akan membuat tim untuk melakukan investigasi kematian harimau tersebut dalam waktu dekat," ujarnya.

Sementara, setelah diidentifikasi, harimau sumatera yang telah membusuk itu langsung dikubur di belakang Kantor BKSDA. "Jika tidak dibawa, kulitnya diambil warga, sehingga kita angkut ke Padang," katanya.

Harimau sumatera adalah subspesies harimau yang habitat aslinya di Pulau Sumatera. Harimau ini merupakan satu dari enam subspesies harimau yang masih bertahan hidup hingga saat ini.

Hewan ini terancam punah dan masuk dalam daftar merah spesies terancam, sesuai rilis Lembaga Konservasi Dunia (IUCN). Populasinya diperkirakan antara 400-500 ekor, terutama hidup di taman-taman nasional di Sumatera. Sejak tahun 1998 sampai 2000, tercatat 66 ekor harimau sumatera terbunuh.
(zik)
Berita Terkait
4 Fakta Unik Hewan Langka...
4 Fakta Unik Hewan Langka di Indonesia
Duyung Viral di Pangkalpinang...
Duyung Viral di Pangkalpinang Ditemukan Mati, Dievakuasi ke Alobi
Viral Satwa Langka Diobral...
Viral Satwa Langka Diobral di Medsos, Pakar Hukum: Polisi Harus Turun Tangan
1.000 Satwa yang Diawetkan...
1.000 Satwa yang Diawetkan Disita Polisi Spanyol, Koleksi Spesies Langka Ini Bernilai Rp460 Miliar
Okapi, Masih Satu Kerabat...
Okapi, Masih Satu Kerabat dengan Jerapah tapi Justru Mirip Zebra
Nyaris Punah Akibat...
Nyaris Punah Akibat Perburuan, China Larang Trenggiling Jadi Obat
Berita Terkini
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
3 jam yang lalu
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
3 jam yang lalu
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
3 jam yang lalu
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
5 jam yang lalu
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
7 jam yang lalu
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, APVI Ajak Perkuat Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkotika
8 jam yang lalu
Infografis
8 Menteri Era Jokowi...
8 Menteri Era Jokowi yang Terjerat Kasus Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved