Pascaeksekusi Duo Bali Nine, Polisi Gelar Razia dengan Pecalang

Rabu, 29 April 2015 - 20:37 WIB
Pascaeksekusi Duo Bali...
Pascaeksekusi Duo Bali Nine, Polisi Gelar Razia dengan Pecalang
A A A
DENPASAR - Usai eksekusi terhadap Duo Bali Nine, ratusan personel kepolisian dari Polsek Kuta dan Polres Kota Denpasar menggelar razia gabungan.

Operasi tersebut menyisir setiap warga yang berada di tempat vital guna ditanyai identitas seperti KTP.

Kapolsek Kuta IB Deddy Januarta mengatakan, operasi gabungan ini merupakan pengamanan terpadu yang dilakukan bersama keamanan desa adat atau pecalang.

"Ada 110 personel yang kami turunkan dalam operasi ini, dari Polresta jumlahnya 60 orang, dari Polsek Kuta ada 50 personel. Operasi ini bertujuan mencegah hal-hal yang tidak dinginkan di wilayah Kuta", jelasnya.

Dikatakan, sebanyak 20 orang pecalang dilibatkan dalam operasi gabungan ini. Ia mengatakan peningkatan pengamanan akan berlangsung hingga waktu tertentu yang tidak ditentukan.

Diterangkan, operasi juga dilakukan sebagai antisipasi pascaeksekusi mati Duo Bali Nine, untuk meningkatkan rasa aman pada turis yang berkunjung ke Bali. Sehingga wisatawan manca negara tetap merasa nyaman selama berkunjung ke Bali.

"Pasca insiden eksekusi terpidana mati Duo Bali Nine kami ingin wisatawan asal Australia ataupun dari mana saja merasa aman disini, maka dari itu kami mengadakan operasi ini," sebutnya.

Selama operasi itu dia menjelaskan ada tiga orang yang ditangkap karena tidak memiliki identitas."Selama operasi tadi ada tiga orang yang kami tangkap, karena dia tidak memiliki KTP," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Kriminolog UI: Hukuman...
Kriminolog UI: Hukuman Percobaan 10 Tahun Cukup untuk Rehabilitasi Terpidana
Pakar Hukum Minta Pengadilan...
Pakar Hukum Minta Pengadilan di Indonesia Hindari Vonis Mati
Oknum Polisi Terdakwa...
Oknum Polisi Terdakwa Narkoba Dituntut Mati
Saudi Hapus Hukuman...
Saudi Hapus Hukuman Mati Anak di Bawah Umur
KUHP Baru Berikan Potongan...
KUHP Baru Berikan Potongan Hukuman Terpidana Mati Jika Berkelakuan Baik
Kontras: Perlu Tolak...
Kontras: Perlu Tolak Ukur Objektif Sebelum Hukuman Mati Dijatuhkan
Berita Terkini
Dudung Sidak Pasar Induk...
Dudung Sidak Pasar Induk Kramat Jati, Ini Hasilnya
36 menit yang lalu
Bobby Nasution Dukung...
Bobby Nasution Dukung Kongres HMI ke-33 Digelar di Sumatera Utara
3 jam yang lalu
Aksi Pelemparan ke KRL...
Aksi Pelemparan ke KRL Masih Terjadi, KAI Commuter Ingatkan Pelaku Bisa Dipenjara 15 Tahun
3 jam yang lalu
Gunung Merapi Luncurkan...
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 2.000 Meter
5 jam yang lalu
Gempa M7,8 Filipina...
Gempa M7,8 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, Alarm Zona Megathrust yang Terlupakan
5 jam yang lalu
Ada FIFA Matchday Indonesia...
Ada FIFA Matchday Indonesia Vs Mozambik, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
6 jam yang lalu
Infografis
20 PTN dengan Peminat...
20 PTN dengan Peminat Terbanyak di SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved