Kirab Manten Tebu Awali Giling PG Tasikmadu

Sabtu, 25 April 2015 - 10:37 WIB
Kirab Manten Tebu Awali...
Kirab Manten Tebu Awali Giling PG Tasikmadu
A A A
KARANGANYAR - Prosesi kirab temanten tebu mengawali proses giling tebu di Pabrik Gula (PG) Tasikmadu, Karanganyar kemarin.

Sepasang temanten tebu yang diberi nama Bagus Iksuproboso dan Roro Sikartini Maduretno diarak layaknya proses kirab pernikahan. Prosesi diawali dengan mengarak pasangan temanten tebu dan di belakangnya diikuti 14 pasang tebu setinggi 2 meter. Kirab temanten tebu digelar setelah sehari sebelumnya dilaksanakan ritual sesaji tujuh kepala kerbau.

Mempelai tebu perempuan diambil dari ladang rebu di kawasan Kalijirak, Kecamatan Tasikmadu, Karanganyar. Sementara mempelai tebu pria diambilkan dari kebun tebu di Desa Sapen, Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo.

Lingkungan PG Tasikmadu juga dihias seperti prosesi pernikahan sungguhan. Ribuan warga dari berbagai daerah datang berbondong bondong untuk melihat tradisi yang telah berusia lebih dari satu abad tersebut. “Saya setiap musim giling PG Tasikmadu selalu melihat prosesi kirab temanten tebu. Ini tradisi yang patut dipertahankan sebagai budaya warisan leluhur,” ungkap Suparto, 55, warga Kecamatan Karanganyar Kota, kemarin.

Setelah dilakukan doa bersama memohon agar kualitas giling bagus, sepasang pengantin tebu kemudian dimasukkan ke penggilingan sekaligus menandai giling tebu dimulai. Setiap prosesi manten tebu, warga memiliki kesempatan melihat kondisi pabrik dan mesin giling yang usianya telah ratusan tahun. Produktivitas tebu pada musim giling kali ini ditargetkan 649 kuintal per hektare.

Total luas ladang tebu yang akan dipanen mencapai 6.487 hektare. Ladang tersebar di Kabupaten Boyolali, Wonogiri, Sragen, Grobogan, Sukoharjo dan Karanganyar. “Tahun lalu produktivitas sebanyak 642 kuintal per hektare,” kata staf Litbang PG Tasikmadu Mahfud. Produksi total tebu sebanyak 4.209.650 kuintal dengan rendemen 6,8%, diperkirakan akan menghasilkan kristal tebu seberat 286.428,46 kuintal. Sebelum digiling, tebu akan dipilih terlebih dahulu. Terlebih kandungan air di batang tebu cukup tinggi di musim penghujan.

Ary wahyu wibowo
(ftr)
Berita Terkait
Kearifan Lokal, Wakil...
Kearifan Lokal, Wakil Kepala BPIP: Pancasila Falsafah Bangsa
Digitalisasi Konservasi...
Digitalisasi Konservasi Mangrove
Potret Festival Dolanan...
Potret Festival Dolanan Anak 2025 di Lapangan Laboratorium Prof Soegijono FIK Unnes
Ganjar Pranowo, Gubernur...
Ganjar Pranowo, Gubernur yang Merakyat
4 Kota dengan Janda...
4 Kota dengan Janda Terbanyak di Jawa Tengah, Nomor 3 Lebih dari 5.000
6 Penghargaan yang Diterima...
6 Penghargaan yang Diterima Ganjar Pranowo saat Menjadi Gubernur Jawa Tengah
Berita Terkini
Masyarakat Diimbau Jaga...
Masyarakat Diimbau Jaga Jarak Aman 3 Meter dari Jaringan dan Instalasi Listrik
1 jam yang lalu
Operasi Patuh Jaya 8-21...
Operasi Patuh Jaya 8-21 Juni 2026, Pengendara Copot Pelat Nomor Jadi Target
3 jam yang lalu
Kasus Tudingan Ijazah...
Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Segera Disidang, Roy Suryo: Kayaknya Ini Didorong Termul yang Ngamuk
4 jam yang lalu
Kejari Manggarai Barat...
Kejari Manggarai Barat Setor Rp2 Miliar Uang Korupsi ke Kas Negara
5 jam yang lalu
Macet Parah, Pengendara...
Macet Parah, Pengendara Diminta Hindari Exit Tol Sentul Selatan
6 jam yang lalu
Ketua MKI Jateng Dukung...
Ketua MKI Jateng Dukung Percepatan EBT dan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik
6 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved