DKI Berencana Bangun Gedung Parkir Khusus Motor
Rabu, 22 April 2015 - 08:18 WIB
DKI Berencana Bangun Gedung Parkir Khusus Motor
A
A
A
JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta berencana membangun dua gedung parkir khusus sepeda motor di sekitar kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Ini sebagai langkah mengurangi titik parkir liar di kawasan tersebut.
Kepala Sudin Perhubungan Jakarta Pusat Muslim mengungkapkan, telah melakukan pemetaan lokasi dan penyebab kembali menjamurnya parkir liar di kawasan Tanah Abang. Sejumlah titik parkir di antaranya berada di sepanjang Jalan Raya Kebon Kacang mulai dari Grand Indonesia Mall hingga Thamrin City Mall serta lingkar Jalan Kebon Kacang 30 sebelah Plaza Indonesia Mall.
Menurut Muslim, di kawasan tersebut harus dibangun gedung parkir bagi kendaraan bermotor khususnya roda dua. "Kita sudah temukan lokasi untuk pembangunan gedung parkir yakni di lahan No 17 dan 20 Jalan Kebon Kacang 30," ungkapnya Selasa 21 April kemarin.
Muslim menuturkan, rencannya gedung parkir ini akan memiliki empat lantai. Bila sudah terealisasi diharapkan keberadaan gedung parkir ini dapat mengurangi titik parkir liar terutama saat peak hour atau jam padat.
"Gedung parkir hanya diprioritaskan bagi sepeda motor, karena memang pelanggaran parkir liar didominasi oleh sepeda motor. Sedangkan, roda empat yang masih terlihat terparkir liar akan kami tindak, soalnya enggak ada alasan, nyatanya area parkir dalam gedung masih luas," ucapnya.
Kepala Sudin Perhubungan Jakarta Pusat Muslim mengungkapkan, telah melakukan pemetaan lokasi dan penyebab kembali menjamurnya parkir liar di kawasan Tanah Abang. Sejumlah titik parkir di antaranya berada di sepanjang Jalan Raya Kebon Kacang mulai dari Grand Indonesia Mall hingga Thamrin City Mall serta lingkar Jalan Kebon Kacang 30 sebelah Plaza Indonesia Mall.
Menurut Muslim, di kawasan tersebut harus dibangun gedung parkir bagi kendaraan bermotor khususnya roda dua. "Kita sudah temukan lokasi untuk pembangunan gedung parkir yakni di lahan No 17 dan 20 Jalan Kebon Kacang 30," ungkapnya Selasa 21 April kemarin.
Muslim menuturkan, rencannya gedung parkir ini akan memiliki empat lantai. Bila sudah terealisasi diharapkan keberadaan gedung parkir ini dapat mengurangi titik parkir liar terutama saat peak hour atau jam padat.
"Gedung parkir hanya diprioritaskan bagi sepeda motor, karena memang pelanggaran parkir liar didominasi oleh sepeda motor. Sedangkan, roda empat yang masih terlihat terparkir liar akan kami tindak, soalnya enggak ada alasan, nyatanya area parkir dalam gedung masih luas," ucapnya.
(whb)