Ribuan Suku Cadang Palsu Asal China Diamankan

Selasa, 21 April 2015 - 16:17 WIB
Ribuan Suku Cadang Palsu...
Ribuan Suku Cadang Palsu Asal China Diamankan
A A A
MEDAN - Ribuan spare part atau suku cadang palsu asal China kembali ditemukan di dua ruko di Dusun VII, BTN Suka Maju Indah, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Selasa (21/4/2015).

Produk palsu tersebut terdiri dari, ring, piston, sepatu rem, rantai temeng belt dan kain klos palsu serta mesin pencetak merek untuk sepeda motor merek Honda dan Yamaha.

Direktur Direktorat Reserse dan Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumut Komisaris Besar (Kombes) Pol Ahmad Haydar mengatakan, pelaku diketahui berinisial A yang saat ini masih berada di wilayah China.

"Jika sepintas dilihat memang tak ada bedanya antara yang palsu dengan yang asli. Tetapi, jika diperhatikan secara mendalam perbedaanya cukup jelas," katanya.

Menurutnya, produk yang asli umumnya lebih tebal, lebih berat dan lebih terlihat kuat. Sedangkan yang palsu cenderung lebih tipis, ringan dan terlihat lebih rapuh dibandingkan dengan yang asli.

"Kita harus cermat dan teliti memperhatikan produk yang digunakan jika mau membeli di bengkel-bengkel," ujarnya.

Sebab, katanya, produk-produk tersebut didatangkan pelaku berinisial A, dari China melalui Bandara dan Pelabuhan ke Medan.

"Jadi, pelaku itu hanya bermodalkan mesin cetak plastik dan kertas saja untuk membuat merek serupa dengan merk Yamaha dan Honda,"sebutnya.

Dia menjelaskan, atas perbuatannya pelaku dijerat dengan Undang-Undang (UU) RI No 15 tahun 2001 tentang merek, Pasal 90 dan Pasal 92 Jo Pasal 120 ayat 1 dan 2, UU RI No 3 tahun 2014 tentang Perindustrian, Jo pasal 62 ayat 1 UU RI Nomor 9 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Sementara itu, Kasubdit I/Industri dan Perdagangan (Indag) Polda Sumut, AKBP Frido Situmorang mengatakan, selain mengamankan Barang Bukti (BB) pihaknya juga mengamankan tiga orang saksi.

"Ketiga orang itu pekerjanya, saat ini sedang dalam pemeriksaan, termasuk saksi ahli dari Jakarta, baik dari pihak Honda sendiri maupun dari Yamaha," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Peredaran Oli Palsu...
Peredaran Oli Palsu Merajalela, EMLI Buka Store Online
International Trademark...
International Trademark Association Gelorakan Kempanye Anti Pemalsuan di Indonesia
Merasa Tidak Menjual...
Merasa Tidak Menjual Tanahnya, Fatmawati Laporkan Pembuat Kwitansi Palsu
Polisi Tangkap 2 Pelaku...
Polisi Tangkap 2 Pelaku Pemalsuan SIM hingga Ijazah di Setiabudi
LPPOM MUI Desak Kasus...
LPPOM MUI Desak Kasus Pemalsuan Daging Diusut dan Ditindak Tegas
Polisi Ringkus 2 Sindikat...
Polisi Ringkus 2 Sindikat Penjual Surat Bebas COVID-19 Palsu di Bali
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
4 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
4 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
4 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
5 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
6 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
8 jam yang lalu
Infografis
Daftar Pemimpin Dunia...
Daftar Pemimpin Dunia Terseret Skandal Ijazah Palsu dan Disertasi Plagiat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved