Siswi SMK Diduga Buat Laporan Palsu Perampokan

Selasa, 21 April 2015 - 15:21 WIB
Siswi SMK Diduga Buat...
Siswi SMK Diduga Buat Laporan Palsu Perampokan
A A A
SEMARANG - Aa (18), siswi kelas 3 SMK Theresiana Semarang mengaku menjadi korban perampokan, Selasa (21/4/2015). Ia lantas mengadu ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Semarang.

Siswi berambut lurus tersebut melapor sekitar pukul 11.00 WIB. Di depan petugas, Aa mengaku dirampok seorang pria bersenjata pisau di depan sebuah mini market di Jalan Veteran Kota Semarang, satu jam sebelumnya.

Uang Rp2juta yang dibawanya dirampas pelaku."Saya ditodong pria bersenjata pisau. Disuruh serahkan uang, karena takut saya serahkan," katanya.

Ia mengaku insiden terjadi sesaat setelah berbelanja di mini market tersebut. Saat keluar mini market itulah, perampokan terjadi.

Dari situ, Aa mengaku langsung ke sekolahnya mengadu ke teman-temannya. Akhirnya, ditemani tiga siswi lain, Aa mengadu ke polisi.

Polisi yang menerima laporan bergerak cepat. Unit Identifikasi dan Olah TKP Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Semarang langsung meluncur ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Namun, kejanggalan muncul saat penyelidikan itu. Tidak ada saksi-saksi ataupun orang yang mengaku melihat kejadian tersebut.Tak hanya itu, saat dicek CCTV setempat, tidak didapati adanya kejadian perampokan.

Padahal, sesuai yang diceritakan pelapor, TKP itu akan terekam CCTV yang terpasang di depan mini market."Tidak ada indikasi perampasan itu. Sudah cek CCTV, tidak ada kejadian itu," kata salah satu petugas Polrestabes Semarang.

Dari sinilah, ada indikasi Aa membuat laporan palsu ke polisi. Namun, belum jelas apa motifnya. Polisi belum menerima laporan resmi, baru sebatas pengaduan.

Orang tuanya akan dipanggil agar bisa selesai kekeluargaan."Ada indikasi berbohong," tambah petugas itu.

Hingga sekitar pukul 13.00 WIB, beberapa siswi teman sekolah Aa tampak datang di Mapolrestabes Semarang. Mereka mengaku pada hari itu, ada perlombaan di sekolah dalam rangka peringatan Hari Kartini.

Apalagi mereka baru selesai Ujian Nasional (UN)."Uang yang hilang itu uang kas. Dari teman-teman," kata salah satu teman korban yang tak bersedia disebut identitasnya.
(nag)
Berita Terkait
Ini Tampang 3 Perampok...
Ini Tampang 3 Perampok Bersenpi di Cilacap saat Dihadirkan di Polda Jateng
Begini Tampang Perampok...
Begini Tampang Perampok Toko Gadai di Jagakarsa yang Apes Dikepung Warga
Polisi Bekuk Komplotan...
Polisi Bekuk Komplotan Perampok Toko Emas Bersenjata Api di Blora
Perampok Gasak Gerai...
Perampok Gasak Gerai Piaget Paris, Perhiasan Ratusan Miliar Raib
Polisi Gelar Reka Ulang...
Polisi Gelar Reka Ulang Aksi Perampokan Setengah Miliar di Semarang
Lumpuhkan Karyawan Minimarket,...
Lumpuhkan Karyawan Minimarket, Pria di Bogor Ditangkap Polisi
Berita Terkini
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
3 jam yang lalu
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
4 jam yang lalu
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
4 jam yang lalu
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
5 jam yang lalu
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
6 jam yang lalu
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
7 jam yang lalu
Infografis
Daftar Pemimpin Dunia...
Daftar Pemimpin Dunia Terseret Skandal Ijazah Palsu dan Disertasi Plagiat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved