Babi Hutan Mengamuk, 6 Petani di Majalengka Diseruduk

Jum'at, 17 April 2015 - 16:25 WIB
Babi Hutan Mengamuk,...
Babi Hutan Mengamuk, 6 Petani di Majalengka Diseruduk
A A A
MAJALENGKA - Enam warga Kabupaten Majalengka yang tinggal di Kecamatan Sindangwangi, dan Kecamatan Rajagaluh, diserang babi hutan, hingga menderita luka serius dan harus mendapatkan perawatan intensif di puskesamas.

Sebelum menyerang para petani, babi hutan terlebih dulu menyerang pemukiman warga, di Kecamatan Sindangwangi. Kemudian, menyerang warga yang tengah memanen padi, di sawahnya di Kecamatan Rajagaluh.

Para petani di Kecamatan Rajagaluh yang menjadi korban adalah Sanur (65), Ormat (52), Erman (48), dan seorang anak Erik (5). Sedangkan warga Kecamatan Sindangwangi yang diserang adalah babi adalah Wahyudin (45), dan Japar (27).

"Saat itu mereka tak sempat menyelamatkan diri karena babi sudah mengamuk dan taringnya menghantam tubuh mereka," kata aparat Desa Babakan Kareo, Wiharta (48), kepada wartawan, Jumat (17/4/2015).

Ditambahkan dia, akibat insiden itu, salah seorang warga, Sanur mengalami luka robek di bagian kepala, dan tangan kanan karena diseruduk babi. Sedangkan Ornat, mengalami luka di bagian lengan tangannya.

Sedangkan Erman, mengalami luka di bagian tangan kanan, dan kakinya. Sementara Erik, luka lecet di bagian hidung, dan beberapa bagian tubuh. Kini, beberapa korban sudah diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing.

Erman, salah seorang korban menuturkan, kejadian ini tidak diduga sebelumnya. Babi hutan dengan tiba-tiba keluar dari hutan, dan langsung menyerang dirinya yang saat itu sedang bersama teman-temanya.

"Saat itu, saya berupaya menyelamatkan Erik dari serangan, namun tak sempat. Sehingga Erik terkena di bagian hidungnya dan tubuhnya. Beruntung, babi tersebut langsung lari karena mendengar teriakan kami minta tolong yang keras," ungkap Erman.

Namun, satu jam kemudian babi tersebut masuk ke pemukiman penduduk di Desa Sindangwangi. Bahkan, hampir masuk ke rumah warga dan merusak semuanya. Warga kemudian memburu babi terebut ke areal pesawahan, tetapi gagal menangkapnya.

"Saat mau diringkus, babi itu menyerang balik hingga melukai Wahyudin dan Japar. Setelah itu, babi lari kembali ke dalam hutan," jelasnya.

Terpisah, Kapolsek Sindangwangi Ajun Komisasri Polisi Sutarjo mengatakan, babi tersebut keluar hutan akibat kekurangan bahan makanan. Masyarakat diminta waspada, karena khawatir babi itu kembali keluar dan menyerang.

"Wajar bila ada babi liar di sebagian Kecamatan Sindangwangi, dan Kecamatan Rajagaluh, karena memang daerah ini berada di pegunungan," pungkasnya.
(san)
Berita Terkait
Ketika 10 Binatang Liar...
Ketika 10 Binatang Liar Menginvasi Arena Olahraga
Gajah Liar Mengamuk...
Gajah Liar Mengamuk di Areal Kebun Sawit 1 Warga Tewas Diserang dengan Usus Terburai
Hewan yang Suka Menyendiri...
Hewan yang Suka Menyendiri namun Sadis dalam Berburu Mangsa
Banyumas Gempar, Ada...
Banyumas Gempar, Ada Jejak Harimau Memasuki Perkampungan
Heroik! Seorang Ibu...
Heroik! Seorang Ibu Bertaruh Nyawa Selamatkan Bayinya dari Harimau
Teror Kalajengking di...
Teror Kalajengking di Kota Mesir, 3 Tewas dan 450 Luka
Berita Terkini
MNC Peduli Salurkan...
MNC Peduli Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Kebakaran di Kemayoran
54 menit yang lalu
Pendidikan Dinilai Kunci...
Pendidikan Dinilai Kunci Pelestarian Budaya, Yulius Aho Salurkan Beasiswa
59 menit yang lalu
Sidang Gugatan PPP,...
Sidang Gugatan PPP, Saksi Sebut SK Plt Maluku Cacat Hukum
1 jam yang lalu
PNM Komitmen Hadirkan...
PNM Komitmen Hadirkan Layanan Berlandaskan Keadilan Sosial
2 jam yang lalu
Rano Karno Apresiasi...
Rano Karno Apresiasi Perbaikan Saluran Air di Lenteng Agung Kelar 5 Hari, Jalan Arah Depok Bisa Dilalui
4 jam yang lalu
Sengketa Satuan Pendidikan...
Sengketa Satuan Pendidikan Tuntas, UIN Jakarta: Proses Integrasi Disepakati Bersama
5 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved