Masyarakat Harus Apresiasi Anak Autis

Kamis, 16 April 2015 - 09:54 WIB
Masyarakat Harus Apresiasi...
Masyarakat Harus Apresiasi Anak Autis
A A A
MEDAN - Autis merupakan kondisi dimana seorang anak kurang mampu membentuk hubungan sosial atau melakukan komunikasi optimal dengan lingkungannya.

Karena itu, seluruh elemen masyarakat diharapkan bisa menerima dan mengapresiasi mereka di tengah masyarakat. Hal itu diungkapkan Wali Kota Medan Dzulmi Eldin yang diwakili Kadis Kesehatan Usma Polita Nasution saat membuka seminar dan lokakarya autis bertema “Autisme dan Potensi Genius pada Anak Autis” di Grand Swiss Bell, Jalan S Parman, Rabu (15/4).

Usma mengatakan, seminar dan lokakarya ini diharapkan dapat mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bisa menerima dan mengapresiasi anak penyandang autis. “Dukunglah mereka, karena bagaimanapun anak merupakan anugerah yang harus disyukuri, apa pun kondisinya. Anak tetap harus mendapatkan kasih sayang dan pendidikan sama seperti anak lainnya,” ujar Usma.

Dia mengungkapkan, pemerintah kota terus melakukan terobosan untuk meningkatkan pelayanan terhadap hak atau kebutuhan dasar setiap anak, tidak terkecuali anak berkebutuhan khusus seperti autis. Pemerintah Kota Medan berencana mendirikan sekolah untuk anak berkebutuhan khusus, seperti penyandangautis.

Tujuannya memberikan pelayanan seimbang dan merata serta menggali segala potensi istimewa yang dimiliki anak-anak di Kota Medan, tidak terkecuali anak-anak berkebutuhan khusus. “Pemerintah Kota Medan memberikan apresiasi setinggitingginya kepada Yayasan Aryo Projo Suroyo beserta Aulia Autis Centre atas kerja samanya menggelar seminar ini,” kata Usma. Sementara itu, Ketua Yayasan Aryo Projo Suroyo Yusuf Pramono mengatakan, seminar ini merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut Hari Anak Autis Sedunia yang jatuh pada 2 April lalu.

Dia menjelaskan, seluruh negara saat ini telah memberikan perhatian khusus kepada anak autis dan permasalahannya. Selama ini masyarakat awam jarang memahami anak autis. Padahal, setiap tahunnya anak penyandang autis ini terus meningkat jumlahnya.

“Autis bukan penyakit dan tidak menular. Namun, memang memiliki anak autis, keluarga tersebut harus ekstra memberikan perhatian. Untuk itu, diharapkan ada peran dan perhatian pemerintah juga kepada anak autis,” ujarnya.

Lia anggia nasution
(ars)
Berita Terkait
Potensi Sikomandan Cukup...
Potensi Sikomandan Cukup Besar di Sumatera Utara
Penyuluh di Sumatera...
Penyuluh di Sumatera Utara Ikuti Pelatihan TOT Proyek SIMURP
Bentrok 2 Fakultas Pecah,...
Bentrok 2 Fakultas Pecah, Aktivitas Mahasiswa di Kampus USU Diliburkan
UP DATE Covid-19 Provinsi...
UP DATE Covid-19 Provinsi Sumatera Utara
Permintaan Turun, Ekspor...
Permintaan Turun, Ekspor Karet Sumatera Utara Anjlok
Kabanjahe Karo Sumatera...
Kabanjahe Karo Sumatera Utara Diguncang Gempa M4,7
Berita Terkini
MNC Peduli Salurkan...
MNC Peduli Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Kebakaran di Kemayoran
6 jam yang lalu
Pendidikan Dinilai Kunci...
Pendidikan Dinilai Kunci Pelestarian Budaya, Yulius Aho Salurkan Beasiswa
6 jam yang lalu
Sidang Gugatan PPP,...
Sidang Gugatan PPP, Saksi Sebut SK Plt Maluku Cacat Hukum
6 jam yang lalu
PNM Komitmen Hadirkan...
PNM Komitmen Hadirkan Layanan Berlandaskan Keadilan Sosial
7 jam yang lalu
Rano Karno Apresiasi...
Rano Karno Apresiasi Perbaikan Saluran Air di Lenteng Agung Kelar 5 Hari, Jalan Arah Depok Bisa Dilalui
10 jam yang lalu
Sengketa Satuan Pendidikan...
Sengketa Satuan Pendidikan Tuntas, UIN Jakarta: Proses Integrasi Disepakati Bersama
10 jam yang lalu
Infografis
Robi Darwis, Anak Emas...
Robi Darwis, Anak Emas Gerald Vanenburg di Piala AFF U-23 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved