Kabur Saat Diborgol, Buronan Narkoba Ditembak

Kamis, 16 April 2015 - 04:01 WIB
Kabur Saat Diborgol,...
Kabur Saat Diborgol, Buronan Narkoba Ditembak
A A A
KAYUAGUNG - Seorang buronan kasus narkoba, Randi alias Barap bin Harun (32) terpaksa ditembak Polisi karena mencoba kabur setelah ditangkap.

Randi warga Desa Pedamaran II, Kecamatan Pedamaran OKI ditembak kaki kanannya sebanyak dua kali usai diborgol petugas.

Tersangka yang tidak bisa berkutik lagi akhirnya digelandang ke Mapolres OKI untuk kepentingan penyelidikan bersama barang bukti 13 paket kecil narkoba jenis sabu-sabu senilai Rp2,6 juta.

Kapolres OKI AKBP Erwin Rachmat didampingi KBO Res Narkoba, Ipda Firmansyah mengatakan, tersangka memang sudah lama menjadi incaran pihak kepolisian karena kerap menjadi pengedar sabu-sabu.

"Tersangka merupakan DPO kita. Karena dikenal licin, maka kita melakukan penyamaran sebagai pembeli. Saat bertransaksi dengan polisi undercover di Jalan Umum Desa Sukapulih, Kecamatan Pedamaran, tersangka langsung kita sergap," ujar Kapolres, Rabu (14/4/2015).

Setelah berhasil ditangkap dan hendak dibawa ke Mapolres, sambung Erwin, tersangka yang dalam kondisi tangan diborgol mencoba kabur dengan keluar dari mobil.

"Kita pun langsung bertindak cepat, setelah tembakan peringatan tidak digubris tersangka, maka tembakan kita alihkan ke kaki kanannya sehingga tersangka roboh," timpalnya.

Selain membekuk tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti 13 paket kecil sabu-sabu seharga @ Rp200.000.

"Tersangka menyimpan barang bukti sabu itu di dalam kotak rokok, di dalam charger ponsel dan tas sandang yang dipakai tersangka. Semuanya sudah kita amankan di Mapolres OKI untuk kepentingan penyidikan dan pengembangan kasus," tandasnya.

Sementara itu, tersangka Barap Randi mengaku barang haram itu didapat dari tersangka Kitum Ramon (DPO) seharga Rp180 ribu per paket.

"Kemudian barang itu saya jual lagi dengan harga bervariasi antara Rp200 - Rp250 ribu per paket. Ya pembelinya para sopir-sopir angkutan yang biasa beristirahat di warung makan di kawasan Jalan Lintas Timur," kata tersangka yang masih terbaring di Ruang Bedah RSUD Kayuagung ini.

Menurut tersangka, dirinya baru kali pertama menjadi pengedar sabu-sabu lantaran tidak ada pekerjaan tetap.

"Baru mau menjadi pengedar pak. Ya lumayan untungnya sedikit-sedikit pak, tapi belum nikmati untung sudah ditangkap, saya menyesal sekali pak," kilahnya.
(sms)
Berita Terkait
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Terlibat Penyelundupan...
Terlibat Penyelundupan Narkoba, PM Kepulauan Virgin Ditangkap
Kolombia Sita Kapal...
Kolombia Sita Kapal Selam Narkoba, Angkut 3 Ton Kokain
6 Artis Indonesia Ditangkap...
6 Artis Indonesia Ditangkap Terkait Kasus Narkoba Sepanjang 2024
Beberapa Negara Berikan...
Beberapa Negara Berikan Hukuman Mati Bagi Kasus Narkoba
Penggerebekan Kampung...
Penggerebekan Kampung Narkoba di Matraman
Berita Terkini
Rano Karno Jagokan Spanyol...
Rano Karno Jagokan Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Prediksi Unggul Tipis dari Argentina
4 jam yang lalu
Rano Karno Kaget Nobar...
Rano Karno Kaget Nobar Final Piala Dunia 2026 di Lapangan Banteng Dihadiri Hampir 14 Ribu Warga
4 jam yang lalu
Semarak Nobar Spanyol...
Semarak Nobar Spanyol vs Argentina di Senayan Park
4 jam yang lalu
Ribuan Warga Mulai Padati...
Ribuan Warga Mulai Padati Nobar Final Piala Dunia 2026 di Lapangan Banteng
4 jam yang lalu
Jambret Bercelurit Ditangkap...
Jambret Bercelurit Ditangkap Petugas Dishub di CFD Rasuna Said, 1 Pelaku Kabur
6 jam yang lalu
Tingkatkan Kompetensi...
Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa, USN Kolaka Kolaborasi dengan Ceria-Micromine
7 jam yang lalu
Infografis
Ini Kecanggihan Drone...
Ini Kecanggihan Drone MQ-9 Reaper AS, 11 Unit Telah Ditembak Jatuh Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved