Capek Ngantri Diperiksa BPK, Kades dan PNS Emosi
Kamis, 09 April 2015 - 15:28 WIB
Capek Ngantri Diperiksa BPK, Kades dan PNS Emosi
A
A
A
PANGANDARAN - Pemeriksaan aset kendaraan bermotor Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran diwarnai aksi dorong pagar dan luapan emosi PNS.
Hal itu terjadi karena Kepala Desa (Kades) dan perangkatnya serta PNS tak tahan mengantri di depan pagar Sekretaris Daerah (Sekda), saat kendaraanya hendak diperika Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.
"Buka pintunya, sebab kami jenuh menunggu antrian," teriak salah satu Kades yang motornya hendak diperiksa.
Melihat kejadian itu, Satuan Polisi Pamong Praja pun membentuk barisan di depan pagar, agar motor yang hendak diperiksa antri dan tertib.
Namun puluhan pengendara motor semakin geram dan mencoba menerobos pintu pagar. Kejadian mereda setelah Sekda Kabupaten Pangandaran Mahmud, turun ke lokasi puluhan motor tersebut.
"Kami minta semuanya tenang dan tertib, akan kami buka pintu pagar ini tapi saya harap di dalam tertib," kata Mahmud.
Para PNS dan perangkat desa serta Kades akhirnya masuk dan memenuhi janjinya untuk tertib sembari menunggu giliran pemeriksaan BPK.
Hal itu terjadi karena Kepala Desa (Kades) dan perangkatnya serta PNS tak tahan mengantri di depan pagar Sekretaris Daerah (Sekda), saat kendaraanya hendak diperika Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.
"Buka pintunya, sebab kami jenuh menunggu antrian," teriak salah satu Kades yang motornya hendak diperiksa.
Melihat kejadian itu, Satuan Polisi Pamong Praja pun membentuk barisan di depan pagar, agar motor yang hendak diperiksa antri dan tertib.
Namun puluhan pengendara motor semakin geram dan mencoba menerobos pintu pagar. Kejadian mereda setelah Sekda Kabupaten Pangandaran Mahmud, turun ke lokasi puluhan motor tersebut.
"Kami minta semuanya tenang dan tertib, akan kami buka pintu pagar ini tapi saya harap di dalam tertib," kata Mahmud.
Para PNS dan perangkat desa serta Kades akhirnya masuk dan memenuhi janjinya untuk tertib sembari menunggu giliran pemeriksaan BPK.
(nag)