Kantor Ormas PP Dilempar Petasan oleh 10 Orang Bercadar
Selasa, 07 April 2015 - 15:26 WIB
Kantor Ormas PP Dilempar Petasan oleh 10 Orang Bercadar
A
A
A
INDRAMAYU - Pihak kepolisian masih menyelidiki kasus ledakan di Kantor ormas PAC Pemuda Pancasila (PP) di Desa Dukuh Tengah, Blok Panggang, Kecamatan Karangampel, Indramayu, pada Senin 6 April kemarin sekira pukul 23.00 WIB.
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Sulistyo Pudjo Hartono, menjelaskan, pelemparan benda misterius yang menyebabkan ledakan tersebut diduga dilakukan oleh sekelompok orang misterius.
"Pelemparan benda sejenis petasan itu dilakukan oleh orang tidak dikenal yang menggunakan cadar yang berjumlah sekira 10 orang," jelas Pudjo dalam pesan singkat, Selasa (7/4/2015).
Menurutnya, sekelompok orang tersebut datang dari arah Kuburan Desa Dukuh Tengah. Mereka menuju kantor dan langsung melakukan pelemparan benda yang diduga petasan tersebut hingga menyebabkan sejumlah kerusakan pada bangunan.
Selain itu, ledakan juga menyebabkan sebagian kaca jendela pecah hingga mengenai Ahmad alias Cadas (33).
Akibatnya dia mengalami luka lecet dibagin tulang kering kaki kanan, jempol kaki kiri, dan luka memar di lengan atas tangan kiri. "Usai kejadian para pelaku langsung melarikan diri," ungkapnya.
Saat ini, kata Pudjo, pihaknya masih melakukan pengamanan di sekitar lokasi ledakan. Untuk kepentingan penyelidikan, pecahan kaca telah diamankan sebagai barang bukti. Sementara lokasi ledakan telah di police line.
"Kami telah melakukan koordinasi dengan Lurah setempat untuk menenangkan warganya. Termasuk berkoordinasi dengan pihak PP se-Indramayu," tukasnya.
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Sulistyo Pudjo Hartono, menjelaskan, pelemparan benda misterius yang menyebabkan ledakan tersebut diduga dilakukan oleh sekelompok orang misterius.
"Pelemparan benda sejenis petasan itu dilakukan oleh orang tidak dikenal yang menggunakan cadar yang berjumlah sekira 10 orang," jelas Pudjo dalam pesan singkat, Selasa (7/4/2015).
Menurutnya, sekelompok orang tersebut datang dari arah Kuburan Desa Dukuh Tengah. Mereka menuju kantor dan langsung melakukan pelemparan benda yang diduga petasan tersebut hingga menyebabkan sejumlah kerusakan pada bangunan.
Selain itu, ledakan juga menyebabkan sebagian kaca jendela pecah hingga mengenai Ahmad alias Cadas (33).
Akibatnya dia mengalami luka lecet dibagin tulang kering kaki kanan, jempol kaki kiri, dan luka memar di lengan atas tangan kiri. "Usai kejadian para pelaku langsung melarikan diri," ungkapnya.
Saat ini, kata Pudjo, pihaknya masih melakukan pengamanan di sekitar lokasi ledakan. Untuk kepentingan penyelidikan, pecahan kaca telah diamankan sebagai barang bukti. Sementara lokasi ledakan telah di police line.
"Kami telah melakukan koordinasi dengan Lurah setempat untuk menenangkan warganya. Termasuk berkoordinasi dengan pihak PP se-Indramayu," tukasnya.
(sms)