Ali Bocah Pahlawan Keluarga mulai Mendapat Bantuan

Jum'at, 03 April 2015 - 10:34 WIB
Ali Bocah Pahlawan Keluarga...
Ali Bocah Pahlawan Keluarga mulai Mendapat Bantuan
A A A
POLEWALI MANDAR - Pascapemberitaan di media, Muhammad Ali (6), bocah pahlawan bagi keluarganya mulai menuai simpati dari masyarakat.

Mereka yang merasa prihatin ramai-ramai mengulurkan tangan memberikan bantuan pada Ali di Dusun Toreang Batu, Desa Batetangga, Polewali Mandar, Sulawesi Barat.

Selain warga, para komunitas jejaring sosial, juga turut memberikan bantuan pada bocah yang harus rela mengorbankan masa kecilnya, demi membantu keluarga.

Bahkan ada seorang bapak yang sengaja mendatangi Ali, dengan membawa satu botol air mineral ukuran satu liter, berisi penuh uang recehan untuk diberikan kepada Ali.

”Saya sedih melihat berita Ali di media. Saya sengaja datang kesini, namun tidak membawa apa-apa selain uang koin hasil tabungan anak saya yang mengaku simpati pada Ali . Semua ikhlas saya serahkan untuk Ali,” kata warga tersebut dengan mata berkaca-kaca.

Sementara Bupati Polewali Mandar Andi Ibrahim Masdar mengaku akan segera mengunjungi Ali. Tidak hanya itu, bupati juga berjanji bakal memberikan bantuan pendidikan bagi Ali.

Dinas kesehatan Polewali Mandar juga langsung membawa ibu Ali, yaitu Ammi (55), untuk mendapatkan perawatan medis.

Muhammad Ali sempat menjadi sorotan media karena kegigihanya membantu keluarga. Diusianya yang masih belia, Ali harus menjadi tulang punggung keluarga.

Sejak ayahnya meninggal dan ibunya mengalami kebutaan, praktis Ali mengambil Alih peran sebagai kepala keluarga, karena kakaknya Jamariah (12), mengalami keterbelakangan mental. Ali juga memiliki seorang adik yang masih berusia tiga tahun.

Untuk bertahan hidup, sepulang sekolah Ali harus bekerja membantu warga memetik buah langsat dengan upah Rp10 ribu – Rp20 ribu. Uang tersebutlah yang digunakanya menutupi kebutuhan sehari-hari.

Meski selalu terlambat datang ke sekolah, karena harus membantu ibunya memasak dan memandikan adiknya, Ali yang juga tak memiliki seragam sekolah itu pantang untuk menyerah.
(nag)
Berita Terkait
Rakor Kemenko PMK Bahas...
Rakor Kemenko PMK Bahas Strategi Terbaru untuk Penghapusan Kemiskinan Ekstrem 2024
Menko PMK Beberkan Langkah...
Menko PMK Beberkan Langkah Strategis Penanganan Kemiskinan
DIY Provinsi Termiskin...
DIY Provinsi Termiskin di Jawa
Rapat Evaluasi Kemiskinan:...
Rapat Evaluasi Kemiskinan: Jumlah Penduduk Miskin Ekstrem Menyusut
Angka Kemiskinan Perkotaan...
Angka Kemiskinan Perkotaan Jabar Naik
Mendorong Perempuan...
Mendorong Perempuan Desa Keluar dari Miskin Ekstrem
Berita Terkini
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
1 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
2 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
2 jam yang lalu
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
4 jam yang lalu
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
11 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
12 jam yang lalu
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved