Seorang Warga Bantul Diduga Terjangkit MERS-coV

Kamis, 02 April 2015 - 15:32 WIB
Seorang Warga Bantul...
Seorang Warga Bantul Diduga Terjangkit MERS-coV
A A A
BANTUL - Seorang warga Sewon, Bantul terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sardjito karena diduga terjangkit penyakit MERS-coV.

Pria yang sudah lanjut usia ini baru saja kembali dari Tanah Suci melaksanakan ibadah umrah bersama keluarganya. Diketahui dia mengalami gejala demam dan panas tinggi.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul, Maya Sintowati membenarkan jika ada warganya yang terpaksa dirawat di RSUP Sardjito karena diduga menderita penyakit MERS-coV.

Namun dia enggan menyebutkan identitas warganya yang dirawat tersebut. Hanya saja, dia memastikan semuanya sudah ditangani dengan baik sesuai prosedur yang berlaku.

“Iya memang ada, tetapi kondisinya seperti apa saya belum mendapat laporan dari pak Pramudi (Kepala Bidang Pencegahan Masalah Kesehatan/PMK Dinkes Bantul,” ujarnya, Kamis (2/4/2015).

Menurut Maya, setiap ada kasus dugaan terjangkitnya penyakit-penyakit seperti flu burung, Mers dan penyakit sejenis lainnya, pasien harus dirujuk ke RSUP Sardjito.

RSUD Panembahan Senopati tak lagi menjadi rujukan perawatan penyakit-penyakit tersebut.

Kabid PMK Dinkes Bantul, Pramudi mengungkapkan, memang benar ada warga Sewon yang harus dirawat karena dugaan penyakit terjangkit MERS-coV.

Pria yang telah berusia di atas 70 tahun tersebut dilaporkan mengalami gejala demam tinggi usai pergi umrah.

Dinkes mendapat laporan atas kejadian tersebut dari anak pria yang diduga terjangkit MERS-coV tersebut. “Kebetulan anaknya dokter. Jadi paham prosedurnya,” tutur Pramudi.

Pria tersebut lantas dirawat di RSUP Sardjito selama sepekan lebih dan kondisinya berangsur membaik.

Pramudi mengatakan, setelah dirawat selama sepekan, dokter akhirnya mengatakan jika pasien warga Sewon tersebut tidak menderita MERS-coV. Tetapi hanya mengalami sakit demam atau flu biasa, dan tidak berbahaya.

Hanya saja, tandas Pramudi, sesuai dengan prosedur setiap warga yang datang dari luar negeri, khususnya dari Timur Tengah, jika menunjukkan gejala menderita sakit flu atau demam tinggi, maka harus dirawat di RSUP Sardjito.

Hal tersebut untuk mencegah terjangkitnya pasien dari penyakit-penyakit bawaan dari luar negeri.“Kalau Arab itu negara endemic MERS-coV,” ujarnya.
(sms)
Berita Terkait
Ada Sembilan Kasus Terkonfirmasi...
Ada Sembilan Kasus Terkonfirmasi Virus Mers-COV di Tanah Suci
Waspada Virus MERS,...
Waspada Virus MERS, Jemaah Haji Diminta Jaga Jarak dari Unta dan Terapkan Prokes
Jemaah Haji Indonesia...
Jemaah Haji Indonesia Harus Waspadai Penularan MERS-COV
Jangan Pegang Unta!...
Jangan Pegang Unta! Inilah 3 Cara Pencegahan Penularan MERS-CoV untuk Jemaah Haji
WHO Umumkan Temukan...
WHO Umumkan Temukan 3 Kasus Mers-Cov di Arab Saudi
Kemenkes Imbau Jemaah...
Kemenkes Imbau Jemaah Haji Terapkan PHBS agar Terhindar dari MERS-CoV
Berita Terkini
Libur Sekolah Lebih...
Libur Sekolah Lebih Pengaruhi Order Online daripada Komisi 8 Persen
4 jam yang lalu
UB Gandeng CNGR-Kementerian...
UB Gandeng CNGR-Kementerian ESDM, Perkuat Hilirisasi Industri dan Siapkan SDM Unggul
5 jam yang lalu
Polda Riau Bongkar Sawmill...
Polda Riau Bongkar Sawmill Illegal di Kampar, Sita Ratusan Batang Kayu Hasil Illegal Logging
6 jam yang lalu
Kepala BSKDN Kemendagri...
Kepala BSKDN Kemendagri Ajak Mahasiswa KKN Hadirkan Inovasi untuk Kemajuan Kepulauan Yapen
8 jam yang lalu
FKGI Dukung Arah Kebijakan...
FKGI Dukung Arah Kebijakan Kemenhut, Infrastruktur Diminta Lindungi Koridor Gajah
8 jam yang lalu
Pria Tewas di Kamar...
Pria Tewas di Kamar Hotel Mewah Kuningan Jaksel, Ada Luka Tembak
8 jam yang lalu
Infografis
Prabowo Bakal Ungsikan...
Prabowo Bakal Ungsikan 1.000 Warga Palestina ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved