4 Pengedar Uang Palsu Asal Bekasi Dibekuk di Batubara

Rabu, 01 April 2015 - 10:33 WIB
4 Pengedar Uang Palsu...
4 Pengedar Uang Palsu Asal Bekasi Dibekuk di Batubara
A A A
BATUBARA - Empat pengedar uangpalsuasalBekasiterdiriatas dua pria dan dua wanita dibekuk petugas Satreskrim Polres Kabupaten Batubara di Losmen Kembar, Desa Sukaraja, Kecamatan Air Putih, Senin (30/3) sekitar pukul 20.00 WIB.

Empat tersangka pengedar uang palsu yang dibekuk adalah Jonter Sihite, 52; Frendiwan Saragih, 23 (sopir); dan Ester Simanjuntak, 52; dan Sariani, 65; semua asal Bekasi, Jawa Barat. Kapolres Batubara AKBP JP Sinaga mengatakan, penangkapan keempat pengedar uang palsu ini berawal dari informasi masyarakat. Setelah diketahui keempat tersangka menginap di Losmen Kembar, petugas langsung menggerebek.

Masih kata kapolres, petugas memasuki kamar tersangka dan memeriksa tas serta dompet milik keempat tersangka. Hasilnya dari tersangka Jonter Sihite diperoleh 2 lembar uang palsu pecahan Rp100.000 dan dari Frediwan Saragih ditemukan 9 lembar uang palsu pecahan uang Rp100.000.

“Dalam penyidikan, para tersangka saling melempar tudingan tentang kepemilikan uang palsu itu. Jonter Sihite mengaku mendapat dari Frendiwan Saragih, sedangkan Frendiwan Saragih mengaku mendapat dari Ester Simanjuntak,” ungkap kapolres, Selasa (31/3). Dari keterangan para tersangka diketahui, mereka berangkat dari Jakarta pada 12 Maret 2015.

Uang palsu yang dibawa berjumlah Rp50 juta dalam pecahan Rp100.000. Modus yang digunakan uang palsu tersebut untuk membeli sembako di pasar-pasar sepanjang jalan dari Jakarta ke Medan dan uang kembaliannya disimpan. Fakta itu terlihat dari puluhan bungkusan bahan makanan di mobil Suzuki APV yang mereka tumpangi. Dalam bungkusan kantong plastik itu terdapat sabun, bawang, salak, baju, dan berbagai kebutuhan lainnya.

Sementara uang asli yang disimpan sekitar Rp7,5 juta. Tersangka Jonter mengatakan, mereka terpaksa menginap di Losmen Kembar karena mobil yang ditumpangi rusak di Desa Sukaraja pada Jumat (27/3). Rencananya mobil itu akan ditarik, namun ada razia lalu lintas di Jalinsum Desa Sukaraja sehingga mobil itu diperbaiki di bengkel mobil di Desa Sukaraja. “Hari Senin baru selesai diperbaiki, setelah selesai diperbaiki, ternyata kami diringkus petugas saat akan berangkat dari hotel,” ujarnya.

Mhd dian
(bbg)
Berita Terkait
Potensi Sikomandan Cukup...
Potensi Sikomandan Cukup Besar di Sumatera Utara
Penyuluh di Sumatera...
Penyuluh di Sumatera Utara Ikuti Pelatihan TOT Proyek SIMURP
Bentrok 2 Fakultas Pecah,...
Bentrok 2 Fakultas Pecah, Aktivitas Mahasiswa di Kampus USU Diliburkan
UP DATE Covid-19 Provinsi...
UP DATE Covid-19 Provinsi Sumatera Utara
Permintaan Turun, Ekspor...
Permintaan Turun, Ekspor Karet Sumatera Utara Anjlok
Kabanjahe Karo Sumatera...
Kabanjahe Karo Sumatera Utara Diguncang Gempa M4,7
Berita Terkini
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
1 jam yang lalu
Akademisi: Riset Advokasi...
Akademisi: Riset Advokasi Kunci Perlindungan Warga Sipil
2 jam yang lalu
Kepala UPTD Diciptabintar...
Kepala UPTD Diciptabintar Pemkot Bandung Dorong Penegakan Aturan Pemanfaatan Ruang
3 jam yang lalu
JKF Fun Padel Competition...
JKF Fun Padel Competition 2026 Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Instansi di Jakarta
5 jam yang lalu
Isak Tangis Keluarga...
Isak Tangis Keluarga Kecelakaan Maut di Bekasi Timur: Saya Nggak Kuat Anaknya Masih Kecil
5 jam yang lalu
Manfaat MBG Dirasakan...
Manfaat MBG Dirasakan Petani dan Pedagang di Pedesaan dan Daerah 3T
6 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved