Warga Tolak Relokasi Tambak Udang

Rabu, 01 April 2015 - 10:11 WIB
Warga Tolak Relokasi...
Warga Tolak Relokasi Tambak Udang
A A A
BANTUL - Masyarakat petambak udang di kawasan Desa Parangtritis Kecamatan Kretek menolak untuk direlokasi. Mereka tetap melaksanakan aktivitas memelihara udang di kawasan desa tersebut.

Kepala Desa Parangtritis, Topo mengklaim, telah mendengar keluhan dari warganya yang beraktivitas sebagai petambak udang di kawasan desa mereka. Padahal, pemilik lahan yang mereka gunakan budi daya tambak, Sultan Ground dan pihak ke raton Yogyakarta sudah mewantiwanti agar kawasan Kretek bersih dari tambak udang.

“Jika direlokasi, nantinya mereka akan mengalami kesulitan untuk mengontrol tambak udang mereka. Soalnya, letaknya jauh karena tempatnya re lo - kasi ada di Kecamatan Sanden,” tutur Topo, saat ditemui kemarin. Menurut Topo, di kawasan Desa Parangtritis, Kecamatan Kretek, luas lahan masih ada sekitar 200 hektare. Jika lahan 200 hektare tersebut di kawasan gumuk pasir, dia mengklaim upaya tambak udang tersebut ti dak akan merusak inti gumuk pa sir tersebut. Sebab, sepengetahuan dia, gumuk pasir inti atau bacan luasnya hanya 50 hektare.

Sebagai warga yang lahir di kawasan tersebut, Topo mengklaim lebih tahu dibanding dengan profesor Universitas Gajah Mada (UGM) yang mengatakan jika gumuk pasir dirusak akan mengancam kawasan Parangtritis secara umum. Apalagi, selama ini keberadaan gumuk pa - sir tidak memberi manfaat ekonomi secara langsung kepada masyarakat sekitar. “Gumuk pa sir itu tidak memberi kami apa-apa. Lebih baik untuk usaha tambak yang jelas hasilnya,” katanya.

Terkait dengan pendapat beberapa peneliti yang mengatakan bahwa gumuk pasir merupakan daerah tangkapan air sehingga akan rawan bila dibuat tambak, Topo mengaku itu tidak memiliki dasar yang jelas. Secara terang-terangan, dia bersedia berdebat dengan pene liti yang mengemukakan pen da pat tersebut. Topo juga mem bantah secara tegas terkait beredarnya isu pejabat Bantul yang memiliki tambak udang di Parangtritis. Sementara itu, Kepala Satpol PP Bantul Hermawan Setiadji menanggapi, penolakan tersebut dengan santai.

Menuru nya, penolakan tersebut ada lah sesuatu yang wajar karena warga merasa usaha mereka dihalangi. Jika relokasi tersebut benarbenar dilaksanakan, ma ka warga masyarakat akan me ne rima kebijakan pemerintah tersebut. “Kalau menolak itu lum rah,” ujarnya. Lagi pula sampai saat ini, masih terus dilakukan konsolidasi dengan berbagai pihak untuk menertibkan tambak udang. Menurut Hermawan, lahan relokasi tambak udang sudah pasti berada di dua lokasi, yak ni Wonoroto dan Ngepet di Desa Srigading, Kecamatan San den dengan luas sekitar 40 hektare.

Sebelumnya, Bupati Bantul, Sri Suryawidati menandaskan jika pemerintah tetap akan menutup dan melakukan pena taan dengan relokasi tambaktam bak udang yang ada di Kecamatan Sanden, Srandakan dan Kretek. Rencananya, relokasi tersebut akan ditempatkan di Dusun Wonoroto dan Ngepet, Desa Srigading, Kecamatan San den.

“Kalau yang Kretek ha rus dibersihkan, karena itu pe rintah dari Gusti Hadi mewakili pihak keraton yang memiliki tanah tersebut,” tandas Ida.

Erfanto linangkung
(ars)
Berita Terkait
Barista AHA! Cafe Juara...
Barista AHA! Cafe Juara Satu Turnamen Barista di Yogyakarta!
SIG Jamin Kekokohan...
SIG Jamin Kekokohan Konstruksi Tol Jogja-Solo
AHA Cafe Next Hotel...
AHA Cafe Next Hotel Yogyakarta Sukses Gelar Latte Art Competition
LBH Yogya Terima 51...
LBH Yogya Terima 51 Aduan Orang Hilang Usai Aksi Tolak Omnibus Law
Antusiasme Mahasiswa...
Antusiasme Mahasiswa di Yogya Ikuti Bimbingan Remaja Usia Nikah dari Kemenag
Telan Investasi Rp14...
Telan Investasi Rp14 Triliun, Tol Yogya-Bawen Satukan Kawasan Joglosemar di 2023
Berita Terkini
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
50 menit yang lalu
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
57 menit yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
1 jam yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
1 jam yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
1 jam yang lalu
Tinjau SDN Babakan 01...
Tinjau SDN Babakan 01 Pascarevitalisasi, Wakil Wali Kota Tangsel Pastikan KBM Nyaman
1 jam yang lalu
Infografis
Membangkang, Panglima...
Membangkang, Panglima Israel Tolak Perintah Serang Gaza Besar-besaran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved