Jadi Tersangka Kasus UPS, Rumah AU Dijaga 2 Polisi
Senin, 30 Maret 2015 - 19:59 WIB
Jadi Tersangka Kasus UPS, Rumah AU Dijaga 2 Polisi
A
A
A
JAKARTA - Setelah ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi pengadaan Uninterruptible Power Supply (UPS) dalam APBD 2014. Rumah tersangka AU mantan Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Suku Dinas Pendidikan Jakarta Barat dijaga dua anggota polisi.
Pantuan Sindonews, Senin 30 Maret tadi sore, rumah yang berada di kawasan Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, ini terlihat sepi. Di rumah AU yang berada di Jalan Duri Kencana IV No 9, RT 4/7, tidak ada aktivitas berarti. Suasana rumah yang tepat di belakang kelurahan itu, terlihat tanpa keramaian.
Sekilas di rumah dengan luas sekitar 400 meter persegi tersebut, dua orang, satu di antaranya berpakaian safari warna hitam terlihat mengelap sebuah mobil Kijang Innova warna silver dengan nopol B 1046 BYP.
Sementara satu orang diantaranya, belakangan diduga kuat merupakan penyidik dari Polda Metro Jaya, hal ini dikuatkan dengan tanda pengenal yang terpasang disekitar pinggang kanannya. Kedua orang tersebut, enggan menjabarkan keberadaan AU, usai ditetapkannya sebagai tersangka.
"Oh saya enggak tahu Bapak ada atau tidak," ujar pria yang mengenakan safari, saat ditanya keberadaan AU. Bersamaan, seorang diduga penyidik dari Polda Metro Jaya pun enggan memberikan keterangannya.
"Saya belum tahu, saya cuman lewat," ungkap pria sekitar umur 30-an, yang mengenakan kaus oblong warna putih itu. Keduanya pria itu, meski membantah enggan mengenal AU luar jauh, tapi keduanya seringkali keluar masuk ke rumah berlantai dua itu, secara bergantian.
Sekertaris Kelurahan Duri Kepa Ahmad Mawardi membenarkan bila rumah yang di jaga dua orang diduga aparat itu merupakan milik AU. "Kalau sesuai di KTP memang itu alamatnya," ujar Mawardi.
Pantuan Sindonews, Senin 30 Maret tadi sore, rumah yang berada di kawasan Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, ini terlihat sepi. Di rumah AU yang berada di Jalan Duri Kencana IV No 9, RT 4/7, tidak ada aktivitas berarti. Suasana rumah yang tepat di belakang kelurahan itu, terlihat tanpa keramaian.
Sekilas di rumah dengan luas sekitar 400 meter persegi tersebut, dua orang, satu di antaranya berpakaian safari warna hitam terlihat mengelap sebuah mobil Kijang Innova warna silver dengan nopol B 1046 BYP.
Sementara satu orang diantaranya, belakangan diduga kuat merupakan penyidik dari Polda Metro Jaya, hal ini dikuatkan dengan tanda pengenal yang terpasang disekitar pinggang kanannya. Kedua orang tersebut, enggan menjabarkan keberadaan AU, usai ditetapkannya sebagai tersangka.
"Oh saya enggak tahu Bapak ada atau tidak," ujar pria yang mengenakan safari, saat ditanya keberadaan AU. Bersamaan, seorang diduga penyidik dari Polda Metro Jaya pun enggan memberikan keterangannya.
"Saya belum tahu, saya cuman lewat," ungkap pria sekitar umur 30-an, yang mengenakan kaus oblong warna putih itu. Keduanya pria itu, meski membantah enggan mengenal AU luar jauh, tapi keduanya seringkali keluar masuk ke rumah berlantai dua itu, secara bergantian.
Sekertaris Kelurahan Duri Kepa Ahmad Mawardi membenarkan bila rumah yang di jaga dua orang diduga aparat itu merupakan milik AU. "Kalau sesuai di KTP memang itu alamatnya," ujar Mawardi.
(whb)