Jakarta Semakin Macet, Pemerintah Terkesan Pasrah

Sabtu, 28 Maret 2015 - 06:52 WIB
Jakarta Semakin Macet,...
Jakarta Semakin Macet, Pemerintah Terkesan Pasrah
A A A
JAKARTA - Kemacetan lalu lintas di Jakarta semakin parah dan seolah tidak lagi mengenal waktu. Penumpukan kendaraan bermotor sudah menjadi pemandangan sehari-hari.

Kondisi jalan-jalan di Jakarta semakin parah pada jam-jam tertentu, yakni pagi dan sore hari saat masyarakat memulai dan selesai beraktivitas.

Pengamat perkotaan dari Universitas Trisakti, Nirwono Yoga tidak menampik kemacetan lalu lintas merupakan dampak dari pembangunan.

Menurut dia, dampak itu muncul akibat pemerintah dan pelaksana pembangunan kurang melakukan koordinasi. (Baca: Proyek Jalan Layang Buat Tendean Macet)

Dia yakin pemerintah sebagai regulator memiliki berbagai cara alternatif dalam mengatasi kemacetan akibat proyek pembangunan.

Misalnya, kata dia, rekayasa lalu lintas dengan memberlakukan jalur satu arah. Bisa juga dengan membuat aturan mengubah jam kerja pegawai. "Pemerintah juga bisa menyediakan bus-bus gratis di setiap titik kemacetan," kata Nirwono, Jumat 27 Maret 2015.

Dengan penyediaan bus gratis, kata dia, diharapkan bisa mendorong agar masyarakat meninggalkan kendaraan pribadi dan beralih ke alat transportasi umum. "Namun yang terjadi saat ini pemerintah seperti pasrah dalam mengatasi dampak dari pembangunan," kata Nirwono.

Dia menyarankan pemerintah membuat rencana pembanguan yang terjadwal, tidak tumpang tindih seperti saat ini. "Di Jakarta saat ini pembangunan dipusatkan di Selatan. Padahal masih banyak wilayah Jakarta yang membutuhkan pembangunan," katanya.
(dam)
Berita Terkait
Deretan Kota-Kota di...
Deretan Kota-Kota di Indonesia dengan Tingkat Kemacetan Tertinggi
Makin Parah, Jakarta...
Makin Parah, Jakarta Tempati Peringkat Ketujuh Kota Termacet di Dunia
Kurangi Macet di Jakarta,...
Kurangi Macet di Jakarta, Heru Budi Akan Bahas Pembagian Jam Kerja Usai Lebaran
Potret Kemacetan Imbas...
Potret Kemacetan Imbas Penutupan Jalan Protokol
Kerugian Rp71,4 Triliun...
Kerugian Rp71,4 Triliun Akibat Macet Parah di 6 Kota
Jelang Jumatan, Mampang...
Jelang Jumatan, Mampang Prapatan Macet Parah
Berita Terkini
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
3 jam yang lalu
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
5 jam yang lalu
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
6 jam yang lalu
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
8 jam yang lalu
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Pacar Ditahan di Sel Khusus
9 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca Jakarta...
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu 24 Juni 2026: Berawan Sejak Pagi, Berpotensi Hujan Ringan Sore Hari
9 jam yang lalu
Infografis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved