Hak Angket Diminta Fokus Pelanggaran Kebijakan Bukan Etika Ahok

Selasa, 24 Maret 2015 - 20:01 WIB
Hak Angket Diminta Fokus...
Hak Angket Diminta Fokus Pelanggaran Kebijakan Bukan Etika Ahok
A A A
JAKARTA - Panitia Hak Angket DPRD DKI Jakarta harus fokus dengan penyidikan dugaan pelanggaran hukum yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Sebab, apabila terus fokus dalam etika, pelengseran atau pernyataan jika Ahok bersalah sebagai pemimpin Jakarta tidak bisa dilakukan.

Peneliti Centre for Strategic of International Studies (CSIS) Arya Fernandes mengungkapkan, dasar pembentukan panitia angket oleh DPRD DKI karena ada dugaan penyelewengan kewenangan yang dilakukan Ahok dalam penyerahan RAPBD DKI 2015 ke Kemendagri. Bukan malah mencari kesalahan etika untuk menyimpulkan Ahok bersalah.

"Alasan utama Angket itu terbentuk karena ada kebijakan pemerintah yang bertentangan dengan UU. Muatanya politis, kalau diparipurnakan dan disetujui itu bisa berujung HMP (hak menyatakan pendapat) dan bisa memakzulkan Ahok," kata Arya Fernandes saat dihubungi, Selasa 24 Maret kemarin.

Arya menjelaskan, hak angket itu digunakan untuk menyelidiki soal kebijakan yang melanggar undag-undang. Etika itu, kata dia, bukanlah kebijakan, melainkan persoalan sikap.

Dia menilai angket bisa dengan mudah melengserkan Ahok jika memang mendapatkan bukti soal adanya pelanggaran kebijakan yang dilakukan. "Misalnya perbuatan tercela seperti korupsi itu bisa juga. Tapi agak susah melengserkan Ahok kalau dasarnya dari etika, tapi DPRD bisa mengunakan banyak hal untuk itu, tapi mudah-mudahan tidak menggunakan alasan tersebut," katanya.
(whb)
Berita Terkait
TPDI Berikan Dukungan...
TPDI Berikan Dukungan Pimpinan DPR Terhadap Penggunaan Hak Angket Kecurangan Pemilu 2024
Sufmi Dasco: Amicus...
Sufmi Dasco: Amicus Curiae Tak Masuk Pertimbangan Hakim
Dukung Hak Angket Digemakan...
Dukung Hak Angket Digemakan Diaspora Lima Benua
Fraksi PDIP Minta DPR...
Fraksi PDIP Minta DPR Sikapi Pemilu Lewat Hak Interpelasi atau Angket
Pakar Sebut Angket DPR...
Pakar Sebut Angket DPR Tidak Dapat Batalkan Hasil Pemilu
Akademisi Sebut Hak...
Akademisi Sebut Hak Angket DPR untuk Mengawasi Kinerja
Berita Terkini
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
14 menit yang lalu
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
3 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
4 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
5 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
6 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
6 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved