Tiket Harian Berjamin Commuter Line Naik Jadi Rp10 Ribu

Selasa, 24 Maret 2015 - 19:20 WIB
Tiket Harian Berjamin...
Tiket Harian Berjamin Commuter Line Naik Jadi Rp10 Ribu
A A A
JAKARTA - PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) menaikan harga jaminan e-ticketing yang ada di tiket harian berjamin (THB) dan kartu multi trip (KMT). Kenaikan terjadi lantaran kartu single trip itu kerap hilang. Kenaikan pun terjadi karena disesuaikan dengan perubahan tarif Commuter Line.

Humas PT KCJ Eva Chairunnisa mengatakan, pada Rabu 1 April mendatang, tarif Commuter Line akan mengalami perubahan. Tarif tersebut tidak lagi di hitung berdasarkan per stasiun, melainkan di hitung berdasarkan per kilometer.

Eva menyampaikan, perubahan tarif itu sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 28/2012, dalam peraturan tersebut angkutan umum harus menerapkan tarif sesuai kilometer yang dilalui penumpang.

"Jarak minimal itu 25 kilometer dengan tarif Rp5.000. Tapi, karena mendapatkan subsidi, penumpang hanya bayar Rp2.000. Lalu, tiap 10 kilometer selanjutnya, penumpang membayar Rp1.000," ujarnya saat dihubungi Sindonews, Selasa (24/3/2015).

Eva mengungkapkan, selain mengalami perubahan tarif, harga jaminan pada tiap kartu pun mengalami perubahan. Pada THB, harga jaminan yang tadinya Rp5.000 menjadi Rp 10.000.

Sedangkan kartu multi trip yang tadinya Rp7.000 menjadi Rp11.000."Perubahan harga jaminan pun disesuaikan dengan perubahan tarifnya. Penyebab lainnya perubahan harga jaminan, karena kartu THB itu sering hilang. Kalau sudah kadaluarsa, penumpang malah membuang kartunya, bukannya dikembalikan saja," terangnya.

Menurut Eva, untuk membuat kartu THB saja dibutuhkan waktu yang lama. Proses pembuatannya pun tidaklah gampang, kartu tersebut tidak dapat di pesan secara satu persatu-satu.

"Kalau mau enggak kadaluarsa, yah harusnya beli kartu multi trip saja. Itu kan tidak ada batas waktunya. Kalau kartu multi trip-nya dikembalikan, saldonya pun akan kami kembalikan," tutupnya.
(whb)
Berita Terkait
Perbedaan Kondisi KRL...
Perbedaan Kondisi KRL Dulu dan Sekarang
Besok Malam, 70 Perjalanan...
Besok Malam, 70 Perjalanan KRL Commuter Line Dibatalkan
Pembatasan Layanan,...
Pembatasan Layanan, KRL Hanya Beroperasi Sampai Pukul 20.00 WIB
Mulai Besok PT KAI Tambah...
Mulai Besok PT KAI Tambah Perjalanan KRL Commuter Line Jabodetabek di Jam Sibuk
Jadwal KRL Commuter...
Jadwal KRL Commuter Line Bakal Terganggu Selama 4 Hari, KAI Ungkap Sebabnya
Hari Pertama Februari...
Hari Pertama Februari Pengguna KRL Bertambah 4% Dibanding Pekan Lalu
Berita Terkini
Polda Papua: Mortir...
Polda Papua: Mortir Sisa PD II di Biak Meledak saat Digergaji 5 Orang
1 jam yang lalu
KM Nurul Salsa Tenggelam...
KM Nurul Salsa Tenggelam di Perairan Pulau Polassi Sulsel: 1 Meninggal dan 23 Hilang
2 jam yang lalu
Gus Salam, Calon Ketum...
Gus Salam, Calon Ketum PBNU yang Dukung Argentina Sejak 1986
2 jam yang lalu
Dilaporkan ke Polres...
Dilaporkan ke Polres Jaksel, Roy Suryo Langsung Pamerkan IPK 3,86
3 jam yang lalu
Kasus Dugaan Korupsi...
Kasus Dugaan Korupsi Bupati Fadia Arafiq Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Semarang
3 jam yang lalu
Ledakan Bom Sisa Perang...
Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor Papua, 9 Tewas, 6 Luka-luka
3 jam yang lalu
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved