Penyusun Buku Agama Islam Radikal Minta Maaf

Selasa, 24 Maret 2015 - 14:12 WIB
Penyusun Buku Agama...
Penyusun Buku Agama Islam Radikal Minta Maaf
A A A
JOMBANG - Setelah dikecam masyarakat, para guru penyusun buku pelajaran agama Islam radikal akhirnya meminta maaf. Mereka mengaku tidak ada unsur kesengajaan menyampaikan materi Islam garis keras kepada siswa SMU di Jombang.

Menurut para guru, materi tersebut diambil dari materi umum yang sudah dibuat oleh Kementrian Pendidikan pusat.

Setelah sebelumnya menutup diri, dan sulit ditemui, para guru penyusun buku pelajaran agama Islam radikal di Jombang, Jawa Timur, akhirnya membuka suara.

Samsul Munir, guru agama SMUN Jogoroto-Jombang yang menjadi salah satu anggota tim penyusun mengaku, tidak ada niat dari para guru yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) untuk mengajarkan Islam radikal kepada para siswa.

Menurutnya, buku tersebut hanya mengajarkan tentang cerita sejarah pemikiran Islam, mulai dari zaman sahabat Nabi hingga sekarang. Salah satu tokoh yang diangkat adalah Mohammad bin Abdul Wahab. yang mengajarkan orang musyrik boleh dibunuh..

Materi ini, menurut Samsul, diambil dari materi dasar yang diterima para guru dari kementrian pendidikan. Sehingga, dirinya tidak menyangka, jika materi ini menjadi polemik dan meresahkan masyarakat.

Bersama dengan para guru lain yang tergabung dalam MGMP Jombang, Samsul berjanji akan segera merevisi buku pelajaran agama Islam tersebut.

Baca juga:
Penarikan Buku Agama Islam Radikal di Jombang Sudah 50%
(san)
Berita Terkait
Isu Bank Bermasalah,...
Isu Bank Bermasalah, Nasabah Diminta Jangan Termakan Hoaks
Agar Lebih Awet dan...
Agar Lebih Awet dan Tidak Menguning, Ini Tips Merawat Buku
Kemewahan Bukan Jaminan...
Kemewahan Bukan Jaminan Kebahagiaan
Mewaspadai Pembunuh...
Mewaspadai Pembunuh Budaya di Jemari Kita
Tentang Pernikahan Orang...
Tentang Pernikahan Orang Tionghoa dengan Orang Indonesia
Berdamai dengan Hati,...
Berdamai dengan Hati, Mengelola Kesehatan Mental Remaja
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
4 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
4 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
4 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
4 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
5 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
5 jam yang lalu
Infografis
5 Madrasah Tertua di...
5 Madrasah Tertua di Indonesia, Pelopor Pendidikan Islam Modern
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved