Jiwa Sosio-Entrepreneurship UGM Lemah

Senin, 23 Maret 2015 - 13:02 WIB
Jiwa Sosio-Entrepreneurship...
Jiwa Sosio-Entrepreneurship UGM Lemah
A A A
YOGYAKARTA - Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta Prof Dwikorita Karnawati PhD mengakui bahwa jiwa sosio-entrepreneurship yang dimiliki UGM sangatlah lemah. Hal ini melingkupi sebagian besar civitas akademika, termasuk di dalamnya para dosen pengajar.

Menurutnya itu terjadi karena sistem pembelajaran yang diterapkan di kampus terbilang stagnan dan selalu itu-itu saja dari tahun ke tahun. Dia menilai perlu adanya penyempurnaan sistem pembelajaran yang sesuai dengan zaman dan kebutuhan saat ini. Guna mendapatkan impact atau dampak positif ke depannya. Tak hanya bagi kampus, namun juga bagi alumni, negara dan masyarakat umum.

“Kami para dosen di bidang akademik perlu sempurnakan sistem pembelajaran yang ada, karena sejak zaman dulu (sampai sekarang) sistemnya yang ada itu. Mulai tahun (2015) ini dikembangkan sistem pembelajaran leadership learning dan sosioentrepreneurship . Sejak dua tahun (terakhir) ini, UGM hanya (berperan) sebagai kampus riset, itu tidak cukup,” ujar Prof Dwikorita kepada audiens dalam sambutan yang disampaikan di acara pelantikan Pengurus Keluarga Alumni Teknik UGM (Katgama) Periode 2015-2018 dan peluncuran program Masterpiece Katgama di Fakultas Teknik (FT) Universitas Gadjah Mada (UGM) belum lama ini.

Dia mengungkapkan, selama ini cukup banyak dosen di UGM yang melakukan riset penelitian. Akan tetapi hanya sebatas itu dan tidak melihat dari sisi market maupun kebutuhan society atau masyarakat. Maka dari itu pihaknya mulai melakukan mapping atau pemetaan guna mengubah hal tersebut dan menggalakkan leadership learning dan sosio-entrepreneurship di kalangan civitas akademika UGM.

“Program jangka pendek yang mendesak bagi alumni, kesulitan cari individu yang di butuhkan ingin metani (memetakan) lebih lanjut, dan ini segera jadi program Katgama,” kata dia. Sementara itu Ketua Majelis Alumni Katgama sekaligus Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabinet Kerja M Basoeki Hadimoeljono menegaskan, perlu ada perhatian khusus dalam meningkatkan daya saing terutama dari Katgama.

Apalagi selama ini riset penelitian yang dilakukan para alumni maupun dosen pengajar FT sebenarnya mampu bersaing dengan kampus lain. Hanya saja jarang terekspos dan terendus keluar. Maka dari itu pihaknya menantang para dosen maupun alumni Katgama untuk turut menyumbangkan ide-idenya kepada pemerintah maupun masyarakat.

Siti estuningsih
(bhr)
Berita Terkait
Barista AHA! Cafe Juara...
Barista AHA! Cafe Juara Satu Turnamen Barista di Yogyakarta!
SIG Jamin Kekokohan...
SIG Jamin Kekokohan Konstruksi Tol Jogja-Solo
AHA Cafe Next Hotel...
AHA Cafe Next Hotel Yogyakarta Sukses Gelar Latte Art Competition
LBH Yogya Terima 51...
LBH Yogya Terima 51 Aduan Orang Hilang Usai Aksi Tolak Omnibus Law
Antusiasme Mahasiswa...
Antusiasme Mahasiswa di Yogya Ikuti Bimbingan Remaja Usia Nikah dari Kemenag
Telan Investasi Rp14...
Telan Investasi Rp14 Triliun, Tol Yogya-Bawen Satukan Kawasan Joglosemar di 2023
Berita Terkini
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
2 menit yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
19 menit yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
36 menit yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
54 menit yang lalu
Tinjau SDN Babakan 01...
Tinjau SDN Babakan 01 Pascarevitalisasi, Wakil Wali Kota Tangsel Pastikan KBM Nyaman
1 jam yang lalu
JakFair 2026 Kembali...
JakFair 2026 Kembali Digelar, Puluhan Band Disiapkan Ramaikan Pengunjung
2 jam yang lalu
Infografis
10.056 Tentara Israel...
10.056 Tentara Israel Alami Gangguan Jiwa Akibat Lelah Berperang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved