Penjualan TV LED Tetap Tumbuh

Senin, 23 Maret 2015 - 12:35 WIB
Penjualan TV LED Tetap...
Penjualan TV LED Tetap Tumbuh
A A A
SEMARANG - Peminat televisi LED masih cukup tinggi di tengah kurang bergairahnya penjualan elektronik di awal 2015 ini, akibat dampak dari melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar.

“Pasar elektronik sejak Januari sampai Februari bisa dibilang kurang bergairah, tapi untuk televisi LED peminatnya ma sih cukup tinggi meski tidak setinggi awal 2014 lalu,” kata Oktovita Operasional Store Manager Electronic Solution Java Mall di sela-sela Gathering Customer bersama Kredit Plus, di Java Mall, Sabtu (21/3) malam. Vita mengaku, Penjualan LED masih cukup menggembirakan dengan mendominasi penjualan hingga 40% dari total penjualan, yang kemudian disusul oleh kulkas dan mesin cuci.

“LED paling diminati yang ukuran 32 inci. Kalau untuk di sini (Electronic Solution Java Mall) per hari bisa 5-10,” katanya. Disinggung terkait dengan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar, Vita mengaku sangat berdampak terhadap penjualan elektronik. Menurut Dia daya beli masyarakat mengalami penurunan yang cukup signifikan.

“Kalau untuk harga sudah naik sejak awal Januari, dan sejak rupiah terus melemah justru belum ada kenaikan. Tapi kemungkinan akan tetap ada kenaikan jika memang kondisinya masih terus seperti ini,” katanya. Diakuinya meski kondisi pa - sar elektronik saat ini masih cukup lesu dan persaingan pasar yang semakin ketat, Electronic Solution tetap mematok target tinggi. Setiap bulan diharapkan bisa mengalami pertumbuhan antara 5-8%.

Target, bulan kemarin 5-8%. Branch Manager Kredit Plus Semarang Djamino Widi Sulistija mengaku, saat ini tren pembelian elektronik dilakukan melalui kredit. Hal ini dikarenakan kondisi ekonomi yang kurang baik di masyarakat.

“Perkembang an bagus, trennya terus mengalami peningkatan. Kalau kami lihat Semarang secara nasional, memberikan kontribusi yang cukup besar,” ujarnya. Dia mengaku, pertumbuhan pembiayaan kredit elektronik setiap tahun mengalami kenaikan antara 20-30%.

“Dalam kon disi stabil, kami bisa mendapatkan 1.000 nasabah baru setiap bulan. Bahkan di saatsaat tertentu bisa lebih. Untuk saat ini, nasabah kami sekitar 30.000,” tandasnya.

Andik sismanto
(ars)
Berita Terkait
Kearifan Lokal, Wakil...
Kearifan Lokal, Wakil Kepala BPIP: Pancasila Falsafah Bangsa
Ganjar Pranowo, Gubernur...
Ganjar Pranowo, Gubernur yang Merakyat
Digitalisasi Konservasi...
Digitalisasi Konservasi Mangrove
Potret Festival Dolanan...
Potret Festival Dolanan Anak 2025 di Lapangan Laboratorium Prof Soegijono FIK Unnes
4 Kota dengan Janda...
4 Kota dengan Janda Terbanyak di Jawa Tengah, Nomor 3 Lebih dari 5.000
6 Penghargaan yang Diterima...
6 Penghargaan yang Diterima Ganjar Pranowo saat Menjadi Gubernur Jawa Tengah
Berita Terkini
JakFair 2026 Kembali...
JakFair 2026 Kembali Digelar, Puluhan Band Disiapkan Ramaikan Pengunjung
46 menit yang lalu
Manfaat MBG Perlu Diperluas,...
Manfaat MBG Perlu Diperluas, Partai Perindo Dukung Penguatan BGN di Sulut
46 menit yang lalu
PSN Papua Tetap Perhatikan...
PSN Papua Tetap Perhatikan Kelestarian Lingkungan dan Serap Ribuan Tenaga Kerja OAP
1 jam yang lalu
Saiful Mujani Penuhi...
Saiful Mujani Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya terkait Kasus Dugaan Penghasutan
4 jam yang lalu
2 WNA Ditemukan Tewas...
2 WNA Ditemukan Tewas di Apartemen Jakbar
6 jam yang lalu
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
7 jam yang lalu
Infografis
5 Pesepak Bola Dunia...
5 Pesepak Bola Dunia yang Tetap Puasa di Tengah Kompetisi Padat Ramadan 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved