Penanganan Paham ISIS Harus Komprehensif

Sabtu, 21 Maret 2015 - 10:11 WIB
Penanganan Paham ISIS...
Penanganan Paham ISIS Harus Komprehensif
A A A
KARANGANYAR - Pendekatan keamanan dinilai tidak tepat untuk membendung masuknya pahamIslamic State Of Iraq and Syiria (ISIS) ke sejumlah daerah di Indonesia.

Sebaliknya, dibutuhkan pendekatan multidimensi yang dilakukan secara komprehensif oleh semua lapisan. “Demokrasi harus semakin baik agar ISIS semakin tidak punya tempat di Indonesia. Membendungnya jangan semata melalui keamanan namun melibatkan aspek lain di tengah masyarakat,” kata Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid seusai sosialisasi empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara di Karanganyar kemarin.

Jika negara melaksanakan fungsinya dengan maksimal dan demokrasi berjalan efektif, diyakini akan memberikan manfaat sebesar besarnya kepada bangsa Indonesia. Dengan demikian, masyarakat tidak mudah disusupi ideologi yang tidak sesuai dengan kehidupan bernegara. Hidayat mengingatkan, ISIS atau gerakan radikal lainnya bisa ditangkal jika pemerintah harus mampu menyejahterakan rakyatnya dengan realisasi prinsip sila kelima Pancasila.

Seperti penyediaan lapangan pekerjaan sebesar-besarnya. Jika hal tersebut bisa dipenuhi, gerakan radikal seperti ISIS dipastikan tidak akan mampu berkembang. Tak kalah penting, hukum juga harus dilaksanakan dengan seadil-adilnya. “Contohnya nenek di Situbondo dihukum gara-gara dianggap mencuri kayu jati.

Sedangkan pembalakan liar, kasus BLBI, Century yang merugikan negara triliunan rupiah malah senyap dan tidak jelas,” ucapnya. Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan antisipasi masuknya paham ISIS sudah dilakukan jauh-jauh hari. Ketua RT, RW, dan tokoh masyarakat dilibatkan langsung dalam melakukan deteksi munculnya gerakan radikal.

“Karena mereka yang paling tahu dengan sepak terjang warga di lingkungannya. Ikut organisasi apa, deteksi dilakukan setiap saat setiap waktu,” ujarnya. Pihaknya juga meminta agar generasi muda tidak terpengaruh dengan iming-iming bersifat materi yang di luar keyakinannya.

Ary wahyu wibowo
(bbg)
Berita Terkait
Kearifan Lokal, Wakil...
Kearifan Lokal, Wakil Kepala BPIP: Pancasila Falsafah Bangsa
Digitalisasi Konservasi...
Digitalisasi Konservasi Mangrove
Potret Festival Dolanan...
Potret Festival Dolanan Anak 2025 di Lapangan Laboratorium Prof Soegijono FIK Unnes
Ganjar Pranowo, Gubernur...
Ganjar Pranowo, Gubernur yang Merakyat
4 Kota dengan Janda...
4 Kota dengan Janda Terbanyak di Jawa Tengah, Nomor 3 Lebih dari 5.000
6 Penghargaan yang Diterima...
6 Penghargaan yang Diterima Ganjar Pranowo saat Menjadi Gubernur Jawa Tengah
Berita Terkini
Perbarui IPKP PPKP Daruba,...
Perbarui IPKP PPKP Daruba, BNPP Soroti Transportasi hingga Infrastruktur Morotai
3 jam yang lalu
Kunjungi Lampung Tengah,...
Kunjungi Lampung Tengah, Jokowi Jajan Es Kopi dan Keripik Pisang di Sentra UMKM
3 jam yang lalu
Kasus Dugaan Pemerasan...
Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda, Ini Tanggapan Kuasa Hukum Tersangka
3 jam yang lalu
Medan Tuan Rumah Rakernas...
Medan Tuan Rumah Rakernas Apeksi 2026, Momentum Rebranding Citra Kota
4 jam yang lalu
Rembug Tani Jabar di...
Rembug Tani Jabar di Tasikmalaya, Apkarindo Perkuat Sinergi Demi Masa Depan Karet Rakyat
5 jam yang lalu
Mahasiswa Gelar Solidarity...
Mahasiswa Gelar Solidarity Campaign di Area CFD Sudirman-MH Thamrin, Buka Percakapan dengan Rakyat
11 jam yang lalu
Infografis
Ini Alasan Mengapa Tanaman...
Ini Alasan Mengapa Tanaman Ganja Harus Ditanam di Ketinggian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved