Empat Catatan Hanura Atas Konflik Ahok-DPRD
Jum'at, 20 Maret 2015 - 16:45 WIB
Empat Catatan Hanura Atas Konflik Ahok-DPRD
A
A
A
JAKARTA - Partai Hanura memberikan empat catatan penting atas konflik Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) dengan DPRD DKI. Hal itu sebagai wujud perhatian partai politik (parpol) atas kerugian yang dirasakan masyarakat.
Ketua Umum DPP Partai Hanura Wiranto mengatakan, yang pertama, dirinya mengapresiasi kinerja Panitia Hak Angket DPRD DKI Jakarta. Tetapi dengan catatan, hasil angket tidak dijadikan alat untuk menyalahkan seseorang.
"Sebaiknya hasilnya diarahkan sebagai bahan koreksi untuk mencari solusi tepat," ujarnya di kantor DPP Partai Hanura, Jalan Tanjung Karang, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (20/3/2015).
Kedua, mantan Panglima TNI periode 1998-1999 itu mengklaim, partainya akan berada di garda terdepan untuk melawan korupsi. Bahkan, kata dia, partainya akan mendukung Ahok jika benar ingin memberantas korupsi.
"Ketiga, secara konsisten terus mendorong, mendukung dan memberikan semangat, lembaga atau siapapun yang memerangi korupsi, termasuk Ahok," katanya.
Keempat, kata dia, pihaknya akan melakukan langkah mediasi yang lebih kongkret untuk membantu konflik Ahok dengan anggota Dewan.
"Nanti saya akan mengutus orang untuk menemui kedua belah pihak. Kalau perlu saya sendiri yang akan menemui. Kan tidak ada salahnya mengingatkan orang, apalagi ini untuk kepentingan rakyat," tuturnya.
Ketua Umum DPP Partai Hanura Wiranto mengatakan, yang pertama, dirinya mengapresiasi kinerja Panitia Hak Angket DPRD DKI Jakarta. Tetapi dengan catatan, hasil angket tidak dijadikan alat untuk menyalahkan seseorang.
"Sebaiknya hasilnya diarahkan sebagai bahan koreksi untuk mencari solusi tepat," ujarnya di kantor DPP Partai Hanura, Jalan Tanjung Karang, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (20/3/2015).
Kedua, mantan Panglima TNI periode 1998-1999 itu mengklaim, partainya akan berada di garda terdepan untuk melawan korupsi. Bahkan, kata dia, partainya akan mendukung Ahok jika benar ingin memberantas korupsi.
"Ketiga, secara konsisten terus mendorong, mendukung dan memberikan semangat, lembaga atau siapapun yang memerangi korupsi, termasuk Ahok," katanya.
Keempat, kata dia, pihaknya akan melakukan langkah mediasi yang lebih kongkret untuk membantu konflik Ahok dengan anggota Dewan.
"Nanti saya akan mengutus orang untuk menemui kedua belah pihak. Kalau perlu saya sendiri yang akan menemui. Kan tidak ada salahnya mengingatkan orang, apalagi ini untuk kepentingan rakyat," tuturnya.
(mhd)