Ini Penyabab Ledakan di Laboratorium UI Versi Dekan Farmasi

Selasa, 17 Maret 2015 - 23:41 WIB
Ini Penyabab Ledakan...
Ini Penyabab Ledakan di Laboratorium UI Versi Dekan Farmasi
A A A
DEPOK - Ledakan di Laboratorium Kimia Kualitatif, lantai 2 Gedung Fakultas Farmasi Universitas Indonesia (FFUI) Depok diduga kuat karena mahasiswa lupa mengontrol suhu labu destilasi hingga mencapai 100 derajat celsius dan mengering.

Dekan FFUI Mahdi Zufri mengatakan, pihak kampus selalu memberikan standar operasional prosedur (SOP) setiap praktikum kepada seluruh mahasiswa. Namun ledakan yang terjadi di laboratorium kimia saat itu, menurutnya diduga karena mahasiswa lupa mengontrol suhu labu destilasi hingga mencapai 100 derajat celsius dan mengering.

"Sebenarnya semua perlengkapan keamanan disediakan di laci-laci mereka (mahasiswa), cuma pada saat itu mereka tak menggunakan. SOP sudah dikasih tahu sebelum ke lab, tetapi satu anak terlalu asyik tampung hasil destilat, tanpa melihat labu destilasinya sudah mengering," jelasnya di Kampus FFUI, Selasa (17/3/2015). Menurut Mahdi, saat itu terdapat tiga dosen, asisten dosen, laboran dan lainnya.

Mahasiswa yang tengah menunggu labu destilasi yakni Citra Sari, salah satu korban luka berat yang harus menjalani operasi mata."Satu anak sudah memperingati hal itu habis airnya. Saat berkata demikian terjadi ledakan. Saya rasa di rumah juga kalau panci mendidih sampai kering akan meledak. Ini konteksnya labu kaca 500 ml, mengenai badan dan si anak karena asyik tampung destilat, padahal kan ada termometer diawasi," tuturnya.

Mahdi mengklaim pihaknya sudah menangani proses evakuasi dan pengobatan 15 korban dengan sempurna meski rasa trauma mahasiswa masih belum hilang. Dia mengklaim seluruh peralatan laboratorium safety dan tidak berbahaya.

"Kita tangani sempurna memang mahasiswa belum banyak cerita karena masih trauma. Citra saat itu lagi menampung destilasi makanya dia luka cukup parah. Standar utama yang paling penting kontrol suhu karena itu kan bukan zat bahaya, hanya asam benzoat, isopropil alkohol, pengawet makanan, dicampur air dididihkan. Tetapi karena terlalu asyik itulah kejadian," tandasnya.
(whb)
Berita Terkait
Pasca Terjadinya Kecelakaan...
Pasca Terjadinya Kecelakaan Kerja, Garis Polisi Dipasang di Proyek PLTP Dieng
27 Kasus Kecelakaan...
27 Kasus Kecelakaan Kerja Terjadi di PT SGS Sejak 2020
Karyawan Pabrik Kayu...
Karyawan Pabrik Kayu Lapis di Luwu Meninggal Tertarik Mesin
Kecelakaan Kerja di...
Kecelakaan Kerja di Luwu Kembali Terjadi, Seorang Karyawan Meninggal Dunia
Perbaiki Septic Tank,...
Perbaiki Septic Tank, Wawi Tewas Tertimpa Dinding di Jagakarsa
Remaja di Jakarta Rentan...
Remaja di Jakarta Rentan Kecelakaan Kerja, Diperlukan Aplikasi Layanan Kesehatan Digital
Berita Terkini
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
23 menit yang lalu
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
30 menit yang lalu
Tiket Kereta Liburan...
Tiket Kereta Liburan Sekolah Diskon 30%, Pemesanan Mulai 6 Juni
47 menit yang lalu
Mimika Darurat Narkoba,...
Mimika Darurat Narkoba, Rampeani Rachman Minta Bandar Diburu hingga ke Akar
1 jam yang lalu
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
3 jam yang lalu
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
4 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved