Polisi Selidiki Video Mesum yang Diduga Diperankan Warga Tlogo
Senin, 16 Maret 2015 - 19:29 WIB
Polisi Selidiki Video Mesum yang Diduga Diperankan Warga Tlogo
A
A
A
BLITAR - Polres Blitar menyelidiki pelaku dan penyebar video mesum di youtube yang diduga diperankan warga Desa Tlogo, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar.
Sebab film asusila berdurasi 1 jam 14 menit yang terunggah di youtube tersebut telah banyak dikunjungi penonton.
"Saat ini kita masih melakukan lidik (penyelidikan), " ujar Kapolsek Kanigoro Ajun Komisaris Polisi Imam Subekhi kepada wartawan, Senin (16/3/2015).
Penikmat video adegan sex itu cukup tinggi. Pelaku diperkirakan berusia 40 tahunan. Dalam waktu dua Minggu, pengeklik adegan esek-esek itu mencapai 4.243 kali. Pada riwayat akun pengunggah video, tercatat ada sembilan video yang telah diunggah.
Hanya saja belum bisa dipastikan apakah video lain tersebut termasuk satu rangkaian adegan atau tidak. "Diduga direkam dengan kamera ponsel. Kemungkinan lokasinya di hotel, " timpal Subekhi.
Namun sudah dua hari ini video yang menayangkan adegan pasangan suami istri itu tidak bisa dibuka. Pihak youtube diduga telah menghapusnya.
Dikonfirmasi terpisah Kepala Desa Tlogo, Kecamatan Kanigoro Rahman Dariyanto mengaku merasa malu jika pelaku adalah warganya.
Untuk itu pihaknya akan melakukan penelusuran. "Sebab jumlah warga kami sebanyak 8 ribu jiwa. Bisa saja pendatang yang menikah dengan warga kami. Karenanya kita akan melakukan penelusuran, " tandasnya.
Sebab film asusila berdurasi 1 jam 14 menit yang terunggah di youtube tersebut telah banyak dikunjungi penonton.
"Saat ini kita masih melakukan lidik (penyelidikan), " ujar Kapolsek Kanigoro Ajun Komisaris Polisi Imam Subekhi kepada wartawan, Senin (16/3/2015).
Penikmat video adegan sex itu cukup tinggi. Pelaku diperkirakan berusia 40 tahunan. Dalam waktu dua Minggu, pengeklik adegan esek-esek itu mencapai 4.243 kali. Pada riwayat akun pengunggah video, tercatat ada sembilan video yang telah diunggah.
Hanya saja belum bisa dipastikan apakah video lain tersebut termasuk satu rangkaian adegan atau tidak. "Diduga direkam dengan kamera ponsel. Kemungkinan lokasinya di hotel, " timpal Subekhi.
Namun sudah dua hari ini video yang menayangkan adegan pasangan suami istri itu tidak bisa dibuka. Pihak youtube diduga telah menghapusnya.
Dikonfirmasi terpisah Kepala Desa Tlogo, Kecamatan Kanigoro Rahman Dariyanto mengaku merasa malu jika pelaku adalah warganya.
Untuk itu pihaknya akan melakukan penelusuran. "Sebab jumlah warga kami sebanyak 8 ribu jiwa. Bisa saja pendatang yang menikah dengan warga kami. Karenanya kita akan melakukan penelusuran, " tandasnya.
(sms)