Cermin Pemerintah Kurang Peka

Kamis, 12 Maret 2015 - 10:08 WIB
Cermin Pemerintah Kurang...
Cermin Pemerintah Kurang Peka
A A A
PALEMBANG - Bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 242 Palembang yang terbuat dari kayu roboh disapu angin kencang, Selasa (10/3) sore.

Tak ada korban jiwa dalam pe - ris tiwa itu, namun Ketua LSM Rak yat Sipil Sumsel, Miftahul Fir daus menilai, meski penyebab bangunan SDN 242 di Jalan Pu tri Dayang Rindu, Lorong Pendidikan, Kelurahan Kerama san, Kecamatan Kertapati ro boh dikarenakan faktor alam. Namun Pemkot Palembang me la lui dinas terkaitnya tam - pak nya kurang peka atau peduli de ngan bangunan-bangunan sekolah tua.

“Kejadian sekolah roboh ini me rupakan cerminan kalau pe - me rintah sesungguhnya belum se pe nuhnya melakukan pembangunan secara merata. Meski dalam setiap kesempatan program sekolah gratis di Sumsel terus didengungkan,” ung kapnya, kemarin. Dia menambahkan, jika memang pemerintah peduli, tidak mung kin lagi ada bangunan yang tidak layak. Apalagi lokasinya berada di sekitar tengah kota. Artinya, selama ini diduga pe me rintah hanya pencitraan pro gram-programnya untuk me muluskan hasrat politiknya.

“Kalau ditelusuri masih banyak sekolah-sekolah kon di si ba ngunannya mem prihatinkan. Yang berada di lingkup Palem bang saja ada beberapa yang bisa dikatakan tidak layak pakai. Saya membayangkan, bagaimana dengan kondisi sekolah di daerah-daerah terpencil,” tandasnya. Termasuk, kata dia, Pemkot Palembang melalui dinas terkait nya harus tepat me nentukan sekala prioritas sekolah mana yang harus didahulukan untuk dibangun.

”Tidak mesti hanya sekolah unggulan saja direnovasi terus. Sekolah-sekolah di kawasan pinggiran kota atau jauh dari pusat kota harus diprioritaskan juga,” tegasnya. Lebih lanjut dia me ngatakan, Pemkot Palembang juga harus berani menghentikan pro ses belajar mengajar di sekolah yang memang sudah tidak la yak lagi digunakan.”Bisa dipin dahkan sementara ke mana dulu, sembari menunggu proses pembangunan baru selesai. Ja ngan baru ada korban, mulai mendata semua sekolah yang tak layak lagi dipakai,” pung kasnya.

Ketika ditemui di lapangan, Ke pala UPTD Kecataman Kertapati, Ali Muddin Kadir me - nga takan, ia mengetahui kejadian setelah mendapat in formasi dari warga dan langsung meninjau lokasi. Ia mengaku tidak tahu pasti kronologis kejadian ambruknya sekolah ini. “Saya dapat ka bar ambruknya bangunan ini dari warga yang telepon,” ujar nya.

Dilanjutkannya, memang ba ngunan tersebut sudah sangat tua, didirikan tahun 1980- an. Namun, kata dia, bangunan yang roboh, sudah hampir enam tahun tidak digunakan lagi untuk proses belajar menga jar. “SDN 242 sudah ada bangunan baru. Muridnya saja terdata ada, murid kelas VI ada dua ke las dan murid kelas V hingga ke las I, masing-masing satu kelas,” paparnya.

Ibrahim arsyad
(ars)
Berita Terkait
Perindo Sumatera Selatan...
Perindo Sumatera Selatan Bagikan KTA Berasuransi
Trunk Show di Gerbong...
Trunk Show di Gerbong LRT Sumatera Selatan
Titik Baru Investasi...
Titik Baru Investasi Sumatera Selatan, Banyuasin!
Bupati Musi Banyuasin...
Bupati Musi Banyuasin Aktifkan Siskamling
Ulang Tahun Pertama,...
Ulang Tahun Pertama, Nama ASPENKU Diresmikan
MY Terima Audiensi PKBM...
MY Terima Audiensi PKBM Khoiruh Ummah
Berita Terkini
JakFair 2026 Kembali...
JakFair 2026 Kembali Digelar, Puluhan Band Disiapkan Ramaikan Pengunjung
31 menit yang lalu
Manfaat MBG Perlu Diperluas,...
Manfaat MBG Perlu Diperluas, Partai Perindo Dukung Penguatan BGN di Sulut
31 menit yang lalu
PSN Papua Tetap Perhatikan...
PSN Papua Tetap Perhatikan Kelestarian Lingkungan dan Serap Ribuan Tenaga Kerja OAP
1 jam yang lalu
Saiful Mujani Penuhi...
Saiful Mujani Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya terkait Kasus Dugaan Penghasutan
4 jam yang lalu
2 WNA Ditemukan Tewas...
2 WNA Ditemukan Tewas di Apartemen Jakbar
6 jam yang lalu
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
7 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved