Usai Apeli Pacar, Siswa SMK Bogor Tewas Mengambang di Sungai
Rabu, 11 Maret 2015 - 21:33 WIB
Usai Apeli Pacar, Siswa SMK Bogor Tewas Mengambang di Sungai
A
A
A
BOGOR - Nasib nahas dialami Sultan Aulia Bagaskoro (17) siswa SMKN 2 Bogor ini ditemukan tewas di aliran Sungai Cipakancilan, Kampung Mantarena Lebak RT 1/2, Panaragan, Bogor Tengah, Kota Bogor, tadi sore.
Jasad Sultan Aulia Bagaskoro ditemukan penjaga pintu air tersangkut di pintu air. Penjaga petugas pintu air, Muhtar mengatakan awalnya melihat tangan muncul dari permukaan air. "Saya cuma lihat tangan muncul dari dalem air. Terus saya minta penjaga pintu air empang buat tutup pintu airnya," katanya di lokasi, Rabu (11/3/2015) sore.
Saat air sudah surut, lanjut Muhtar, terlihat tubuh korban tersangkut dengan posisi terlentang. Kondisi tubuh korban sudah membengkak. Saat ditemukan korban mengenakan celana jin warna biru serta kemeja kotak-kotak.
Saat proses evakuasi, petugas menemukan kartu pelajar korban dan diketahui korban merupakan warga Jembatan Item, Desa Cijujung, Sukaraja, Kabupaten Bogor. Rekan korban, Reza mengatakan korban sudah menghilang sejak malam minggu kemarin.
"Saya dengar dari temen-temen korban habis dari rumah ceweknya di daerah Empang. Terus katanya dikejar-kejar orang. Tapi saya enggak gimana dia bisa kecebur sungai," katanya. Petugas langsung membawa jasad korban ke Rumah Sakit Bayangkara untuk mengidentifikasi lebih lanjut. Belum diketahui pasti apakah mayat tersebut merupakan korban tindak kekerasan atau bukan.
Jasad Sultan Aulia Bagaskoro ditemukan penjaga pintu air tersangkut di pintu air. Penjaga petugas pintu air, Muhtar mengatakan awalnya melihat tangan muncul dari permukaan air. "Saya cuma lihat tangan muncul dari dalem air. Terus saya minta penjaga pintu air empang buat tutup pintu airnya," katanya di lokasi, Rabu (11/3/2015) sore.
Saat air sudah surut, lanjut Muhtar, terlihat tubuh korban tersangkut dengan posisi terlentang. Kondisi tubuh korban sudah membengkak. Saat ditemukan korban mengenakan celana jin warna biru serta kemeja kotak-kotak.
Saat proses evakuasi, petugas menemukan kartu pelajar korban dan diketahui korban merupakan warga Jembatan Item, Desa Cijujung, Sukaraja, Kabupaten Bogor. Rekan korban, Reza mengatakan korban sudah menghilang sejak malam minggu kemarin.
"Saya dengar dari temen-temen korban habis dari rumah ceweknya di daerah Empang. Terus katanya dikejar-kejar orang. Tapi saya enggak gimana dia bisa kecebur sungai," katanya. Petugas langsung membawa jasad korban ke Rumah Sakit Bayangkara untuk mengidentifikasi lebih lanjut. Belum diketahui pasti apakah mayat tersebut merupakan korban tindak kekerasan atau bukan.
(whb)