Lima Pelaku Begal Sadis di Depok Kembali Tertangkap
Senin, 09 Maret 2015 - 15:54 WIB
Lima Pelaku Begal Sadis di Depok Kembali Tertangkap
A
A
A
DEPOK - Jajaran Polresta Depok kembali menangkap lima begal dan satu penadah. Kelimanya dibekuk setelah polisi mengembangkan penggerebekan penadah onderdil motor di Sasak Panjang, Depok.
Kapolresta Depok Kombes Pol Ahmad Subarkah menegaskan anggotanya baru saja menangkap lima pelaku begal dan satu penadah. Namun ia enggan membeberkan lebih jauh terkait peran dan kelompok sindikat begal. (Baca: Tiga Pelaku Begal Ini Berstatus Pelajar)
"Kemarin baru saja anggota tangkap lima pelaku lagi," tegasnya di Depok, Senin (9/3/2015).
Subarkah menegaskan penangkapan merupakan hasil pengembangan dari lokasi penggerebekan penadah onderdil suku cadang di Sasak Panjang, Bojonggede pekan lalu. Setelah dikembangkan, polisi menangkap enam pelaku. (Baca: Begal di Depok Ditangkap Anak Klub Motor)
"Ini pengembangan penadah Sasak Panjang. Kami tangkap total enam terdiri dari lima pelaku begal, satu penadah," ungkapnya.
Sehingga total yang diamankan oleh Polresta Depok yakni delapan pelaku begal, dan dua penadah. "Nanti kami rilis atau ekspos oleh Reskrim, masih terus pengembangan," paparnya.
Kapolresta Depok Kombes Pol Ahmad Subarkah menegaskan anggotanya baru saja menangkap lima pelaku begal dan satu penadah. Namun ia enggan membeberkan lebih jauh terkait peran dan kelompok sindikat begal. (Baca: Tiga Pelaku Begal Ini Berstatus Pelajar)
"Kemarin baru saja anggota tangkap lima pelaku lagi," tegasnya di Depok, Senin (9/3/2015).
Subarkah menegaskan penangkapan merupakan hasil pengembangan dari lokasi penggerebekan penadah onderdil suku cadang di Sasak Panjang, Bojonggede pekan lalu. Setelah dikembangkan, polisi menangkap enam pelaku. (Baca: Begal di Depok Ditangkap Anak Klub Motor)
"Ini pengembangan penadah Sasak Panjang. Kami tangkap total enam terdiri dari lima pelaku begal, satu penadah," ungkapnya.
Sehingga total yang diamankan oleh Polresta Depok yakni delapan pelaku begal, dan dua penadah. "Nanti kami rilis atau ekspos oleh Reskrim, masih terus pengembangan," paparnya.
(ysw)