Masa Studi D-4 STPN Bakal Dipercepat

Sabtu, 07 Maret 2015 - 10:17 WIB
Masa Studi D-4 STPN...
Masa Studi D-4 STPN Bakal Dipercepat
A A A
YOGYAKARTA - Kementerian Agraria dan Tata Ruang berencana akan me- review (meninjau ulang) masa studi program D-4 Pertanahan di Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN). Masa studi D-4 Pertanahan STPN yang hingga kini masih ditempuh 4 tahun akan dibuat lebih cepat.

“Kalau kita lihat di perguruan tinggi lain, dalam 3,5 tahun saja sudah banyak yang lulus S-1. Dan D-4 ini kan juga setara dengan S-1, jadi kami ingin membuat masa studinya tidak harus 4 tahun,” ujar Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyid Baldan seusai menghadiri dies natalis STPN ke-22 di Sleman kemarin. Menurut Ferry, dengan masa studi yang lebih cepat, mahasiswa STPN D-4 Pertanahan tentu bisa dengan cepat terjun melayani masyarakat.

Selain itu, STPN yang merupakan sekolah kedinasan milik Kementerian Agraria dan Tata Ruang pun harus menjadi kawah candradimuka bagi lahirnya kader pejabat dengan mentalitas melayani dan mampu menyelesaikan konflik.

Karenanya, tak hanya berilmu pengetahuan, lulusan STPN juga harus menguasai komunikasi sosial. “Kami juga berencana membuat pendidikan singkat di STPN bagi calon pejabat yang akan ditepatkan di daerah-daerah. Bisa berupa short course untuk mengenalkan tentang fisiologi masyarakat dan adat istiadat, sekaligus memahami tata ruang daerah tujuan penempatan,” katanya.

Dalam pendidikan pertanahan perlu ditekankan pula pemahaman tentang unsur sudut pandang atau pemandangan bangunan dalam tata ruang. Hal ini dikarenakan, unsur tersebut masih sering kali diabaikan. “Padahal dalam tata ruang sudut pandang juga penting agar pemanfaatan bangunan lebih jelas dan tidak mubazir,” ujar Ferry.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan STPN I Nyoman Guntur mengungkapkan masa tempuh D-4 Pertanahan selama ini memang 4 tahun dan tidak pernah kurang dari itu. Hal ini dikarenakan mata kuliah yang diberikan menggunakan sistem paket per semester. Namun dengan adanya rencana mempersingkat masa studi, pihaknya akan melakukan tinjauan ulang.

“Kami akan meninjau ulang kurikulum yang sudah ada saat ini, apakah memang perlu dilakukan pemadatan materi atau tidak. Dan kami sepertinya tidak akan memberlakukan sistem paket lagi. Dengan begitu, mahasiswa bisa memilih sendiri mata kuliah apa yang ingin diambil,” ujarnya.

Nyoman menerangkan, mahasiswa D-4 di STPN merupakan pegawai utusan kantor wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) dari seluruh Indonesia. Setiap tahun diperkirakan ada 80 pegawai BPN yang disekolahkan D-4 Pertanahan di STPN.

Ratih keswara
(ftr)
Berita Terkait
Barista AHA! Cafe Juara...
Barista AHA! Cafe Juara Satu Turnamen Barista di Yogyakarta!
SIG Jamin Kekokohan...
SIG Jamin Kekokohan Konstruksi Tol Jogja-Solo
AHA Cafe Next Hotel...
AHA Cafe Next Hotel Yogyakarta Sukses Gelar Latte Art Competition
LBH Yogya Terima 51...
LBH Yogya Terima 51 Aduan Orang Hilang Usai Aksi Tolak Omnibus Law
Antusiasme Mahasiswa...
Antusiasme Mahasiswa di Yogya Ikuti Bimbingan Remaja Usia Nikah dari Kemenag
Kemenkes Tunggak 80%...
Kemenkes Tunggak 80% Pembayaran Penanganan COVID-19 ke RSUD Yogya
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
1 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
1 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
1 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
1 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
2 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
2 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved