Aktivitas Penambangan Galian C Mengkhawatirkan

Rabu, 04 Maret 2015 - 10:00 WIB
Aktivitas Penambangan...
Aktivitas Penambangan Galian C Mengkhawatirkan
A A A
BATUBARA - Aktivitas penambangan galian C di Desa Mangkai Lama, Kecamatan Lima Puluh, sudah sangat mengkhawatirkan.

Diduga, penambangan batu padas tersebut menyalahi prosedur dan aturan sehingga dapat mengancam kelestarian lingkungan sekitar. "Kami khawatirkan apabila penambangan tersebut terus dilakukan tanpa ada pengawasan dari instansi terkait, maka dalam jangka waktu beberapa tahun ke depan wilayah kelestarian lingkungan Desa Mangkai Lama terancam," ungkap Sekretaris Batubara Hijau, Romauli Damanik Kepada KORAN SINDO MEDAN, Rabu (3/3).

Romauli mengatakan, selama ini para pengusaha dalam melakukan penambangan telah mengabaikan keselamatan kerja dan melanggar prosedur yang ditentukan. Para penambang tidak dilengkapi perlatan keselamatan kerja, seperti helm pelindung kepala. Sedangkan prosedur penggalian juga diabaikan. Kedalaman galian telah melebih batas ambang yang diperbolehkan 6 – 7 meter.

Rata-rata galian yang dilakukan telah mencapai puluhan meter. "Kami meminta instansi terkait untuk segera melakukan pengawasan," ujarnya. Hal senada diungkapkan tokoh masyarakat setempat, Solong. Menurut dia penambangan galian C tersebut sudah berlangsung sejak puluhan tahun lalu.

Hal tersebut dapat kita lihat dari lokasi bekas galian yang luasnya hingga puluhan hektare dengan kedalaman hingga puluhan meter. “Kalau hal tersebut tidak segera dicegah dan batasi, mungkin bukan hari ini dampak yang akan kita rasakan, tetapi anak cucu kita yang akan menerima dampak negatif dari penambangan tersebut,” katanya.

Sementara itu, Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Batubara Nafiar meminta kepada instansi terkait untuk meninjau keberadaan penambangan galian C tersebut. Sebab, kondisi penambangan sudah sangat mengkhawatirkan sehingga mengancam permukiman masyarakat.

Semantara Kepala Desa Mangkai Lama Darlisyah saat dikonfirmasi enggan berkomentar terkait penambangan galian C di Desa Mangkai Lama.

Mhd dian
(ftr)
Berita Terkait
Potensi Sikomandan Cukup...
Potensi Sikomandan Cukup Besar di Sumatera Utara
Penyuluh di Sumatera...
Penyuluh di Sumatera Utara Ikuti Pelatihan TOT Proyek SIMURP
Bentrok 2 Fakultas Pecah,...
Bentrok 2 Fakultas Pecah, Aktivitas Mahasiswa di Kampus USU Diliburkan
UP DATE Covid-19 Provinsi...
UP DATE Covid-19 Provinsi Sumatera Utara
Permintaan Turun, Ekspor...
Permintaan Turun, Ekspor Karet Sumatera Utara Anjlok
Kabanjahe Karo Sumatera...
Kabanjahe Karo Sumatera Utara Diguncang Gempa M4,7
Berita Terkini
Rooting for Future,...
Rooting for Future, PAMA Bersama UGM dan OIKN Penanaman Pohon Bersama
7 menit yang lalu
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
10 menit yang lalu
Pemprov Jakarta Gelar...
Pemprov Jakarta Gelar Atraksi Budaya Betawi di CFD Rasuna Said
10 menit yang lalu
Puluhan Keluarga di...
Puluhan Keluarga di HSS Miliki Kepastian Hukum atas Tanahnya lewat Reforma Agraria Badan Bank Tanah
22 menit yang lalu
Calon Ketum PBNU Gus...
Calon Ketum PBNU Gus Salam Sowan ke Rais Syuriyah dan Ketua PWNU Sulsel
45 menit yang lalu
Hari Lingkungan Hidup,...
Hari Lingkungan Hidup, Masyarakat Tangerang Pelajari Kelola Minyak Jelantah
3 jam yang lalu
Infografis
Kenali Gejalanya, Berikut...
Kenali Gejalanya, Berikut 7 Tanda Tubuh Kekurangan Vitamin C
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved