Semarang Rawan Begal Motor

Rabu, 04 Maret 2015 - 06:01 WIB
Semarang Rawan Begal...
Semarang Rawan Begal Motor
A A A
SEMARANG - Begal jalanan yang menyasar kendaraan bermotor kerap beraksi dengan sadis. Di berbagai kota di Jawa Tengah, tak jarang korban dilukai, mulai dari dihantam batu, bambu, diancam pedang, celurit, hingga ditodong pistol.

Setidaknya itulah berbagai aksi yang tercatat di Biro Operasi Polda Jawa Tengah selama kurun waktu Januari-Februari 2015. Selama dua bulan itu, insiden begal menyasar kendaraan bermotor tercatat ada 24 kejadian.

Kota Semarang menjadi wilayah paling banyak terjadi pembegalan motor dibanding wilayah lain di Jawa Tengah.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Tengah Kombes Pol A Liliek Darmanto mengatakan, dari semua kejadian yang ada, tersangka yang ditangkap 12 orang. Total jumlah pelaku diidentifikasi ada 35 orang. Artinya, ada 23 orang yang buron.

"Kota Semarang paling tinggi, karena kota besar, penduduknya banyak," ungkapnya saat ditemui KORAN SINDO di Mapolda Jawa Tengah, Selasa (3/3/2015).

Berdasar data Biro Operasi Polda Jawa Tengah, di wilayah Polrestabes Semarang selama dua bulan terjadi sembilan kejadian pembegalan motor. Disusul Polresta Surakarta dua kejadian, Polres Kebumen dua kejadian, Polresta Tegal dua kejadian, dan Polres Pati dua kejadian.

Sementara, di Polres Blora, Polres Wonosobo, Polres Demak, Polres Wonogiri, Polres Purworejo, Polres Pati, Polres Salatiga, Polres Pekalongan, masing-masing satu kejadian.

Untuk wilayah yang nihil kejadian begal motor selama dua bulan itu, ada 16 wilayah. Masing-masing; Polres Kudus, Cilacap, Sukoharjo, Karanganyar, Boyolali, Jepara, Sragen, Banjarnegara, Purbalingga, Magelang Kota, Pemalang, Grobogan, Semarang, Brebes, Rembang, dan Polres Batang.

Jumlah barang bukti disita ada sembilan unit sepeda motor, dua helm, empat telepon seluler (ponsel), aneka senjata tajam hingga dua bilah bambu yang digunakan menganiaya korbannya.

"Kami tentu masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus-kasus yang belum terungkap. Imbauan Polda Jawa Tengah, bagi masyarakat tidak perlu bawa barang-barang berharga saat berkendara. Usahakan tidak sendirian ketika melintasi lokasi sepi, apalagi malam hari di jam rawan," lanjut dia.

Pihak jajaran, kata Liliek, juga telah berhasil mengungkap aneka insiden pembegalan, walaupun tidak menyasar sepeda motor.
(zik)
Berita Terkait
Waspada, Kriminalitas...
Waspada, Kriminalitas Intai Pesepeda
Kriminalitas Jalanan...
Kriminalitas Jalanan Picu Ketakutan Masyarakat
Saatnya Deteksi Dini...
Saatnya Deteksi Dini Kriminalitas Remaja
Jangan Acuhkan Potensi...
Jangan Acuhkan Potensi Kasus Kriminalitas Jalanan
Waspada Penipuan, Kriminalitas...
Waspada Penipuan, Kriminalitas Digital Terus Mengintai
Pandemi Membuat Anomali...
Pandemi Membuat Anomali Kriminalitas Jelang Ramadan
Berita Terkini
JakFair 2026 Kembali...
JakFair 2026 Kembali Digelar, Puluhan Band Disiapkan Ramaikan Pengunjung
27 menit yang lalu
Manfaat MBG Perlu Diperluas,...
Manfaat MBG Perlu Diperluas, Partai Perindo Dukung Penguatan BGN di Sulut
27 menit yang lalu
PSN Papua Tetap Perhatikan...
PSN Papua Tetap Perhatikan Kelestarian Lingkungan dan Serap Ribuan Tenaga Kerja OAP
1 jam yang lalu
Saiful Mujani Penuhi...
Saiful Mujani Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya terkait Kasus Dugaan Penghasutan
4 jam yang lalu
2 WNA Ditemukan Tewas...
2 WNA Ditemukan Tewas di Apartemen Jakbar
6 jam yang lalu
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
7 jam yang lalu
Infografis
Gara-gara Senggolan...
Gara-gara Senggolan Motor, Polisi Tembak Paskibra di Semarang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved